Mengapa Ibu Hamil Jerawatan?

“Saya sedang hamil 12 minggu dan merasa tidak menarik. Selain berat badan yang naik, wajah saya kok juga mulai jerawatan, ya?”

Kehamilan merupakan salah satu fase terpenting dalam hidup seorang perempuan. Pada masa ini, biasanya Anda akan dihadapkan dengan berbagai perubahan drastis, salah satunya pada proses sistem tubuh bekerja. Akibat perubahan ini, biasanya hormon androgen meningkat dan menyebabkan kelenjar minyak pada kulit membesar, yang pada akhirnya memicu produksi minyak yang biasa kita kenal dengan istilah sebum.

Seringkali iklan produk perawatan kulit menunjukkan ke kita bahwa sebum inilah yang menjadi penyebab terjadinya jerawat. Tetapi, benarkah hanya karena produksi sebum yang berlebihan, Anda langsung mengalami masalah jerawat? Ternyata, jerawat hanya akan muncul ketika si ekstra sebum tadi tidak bisa ‘keluar’ dengan lancar dari pori-pori kulit karena tertutup sel-sel kulit mati. Nah, ketika ini dibiarkan, maka ekstra sebum yang tersimpan tadi akan merangsang perkembangan bakteri P-Acne, penyebab jerawat,

Jadi, apa yang harus dilakukan untuk mencegah masalah jerawat ketika sedang hamil? Cobalah beberapa tips sederhana ini:

  • Biasakan untuk mencuci wajah dengan sabun wajah atau cleanser yang lembut dua kali sehari. Jangan menggosok wajah dengan handuk, karena ini dapat membuat kulit teriritas dan mengakibatkan kondisi jerawat menjadi lebih parah. Sebaiknya, tepuk-tepukkan handuk pada wajah untuk mengeringkannya.
  • Gunakan pelembap dan produk kosmetik yang memiliki kandungan bebas minyak atau water-based. Periksa kemasan produk perawatan kulit atau kosmetik Anda, apakah memiliki label noncomedogenic atau nonacnegenic. Kedua istilah ini menunjukkan bahwa kandungan produk tersebut tidak akan menutup pori-pori Anda. Selalu bersihkan riasan Anda sebelum tidur di malam hari.
  • Jangan memegang, menggosok, atau memencet jerawat, karena ini akan membuat kulit lebih teriritasi dan menyebabkan bekas yang tidak menarik.
  • Lakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter Anda bila ingin menggunakan obat jerawat. Beberapa formula di dalam obat jerawat, seperti Accutane sering dikhawatirkan dapat menyebabkan keguguran atau gangguan kelahiran bayi. Beberapa dokter biasanya menyarankan untuk menunda penggunaan obat jerawat hingga kehamilan mencapai 4 bulan, agar tidak mengganggu pertumbuhan janin.

Jadi, tiidak perlu khawatir lagi, kan sahabat Ibu Dan Mama?

Pernah bekerja sebagai jurnalis dan deputy editor in chief di 4 majalah di Indonesia selama 8 tahun. Saya percaya pada quote,"A Smart Mother Will Raise Smarter Children" Dan bergabung dengan IbuDanMama adalah salah satu cara saya untuk mewujudkan hal ini. Saya mungkin hanya sebuah cahaya kecil, tetapi saya bermimpi cahaya tersebut dapat menginspirasi perempuan Indonesia lain untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Related Posts

Comments :