Ibu hamil tentu bahagia saat bisa merasakan janin di dalam perutnya bergerak. Saat itulah biasanya ibu hamil akan sering mengajak janinnya berbicara. Mengajak calon buah hati berkomunikasi sejak dalam kandungan dipercaya membawa efek positif, yaitu meningkatkan hubungan emosi antara orang tua dengan anak. Bahkan, beberapa orang beranggapan bahwa melakukan komunikasi sejak dini dapat merangsang otak bayi dan bayi akan menjadi cerdas saat sudah lahir nanti. Namun, anggapan itu belum mampu dibuktikan sepenuhnya benar.
Berbicara dengan janin di dalam kandungan memiliki beberapa manfaat. Di bawah ini manfaat yang dapat Anda nikmati jika Anda termasuk ibu hamil yang rajin mengajak janin berbicara. Jangan lupa, ajak sang Ayah juga ya, Mam.
- Memberikan ketenangan dan kenyaman bagi ibu.
Umumnya, ibu hamil mudah merasakan letih . Berbincang dengan janin di dalam kandungan dapat memberikan efek rileks pada sang ibu. Berbaringlah dengan santai dan ajaklah janin mengobrol. Anda pun dapat merasakan suasana hati yang tenang dan nyaman.
- Memberikan kenyamanan bagi bayi yang ada di dalam kandungan.
Ibu yang merasa tenang dan nyaman akan memengaruhi perkembangan janin secara maksimal. Sebaliknya, ibu hamil yang kerap merasakan gelisah, cemas, dan penuh tekanan akan membuat janin juga ikut merasakan gelisah dan tidak nyaman. Bahkan, hal ini dapat memicu timbulnya kontraksi.
- Memberikan rasa bahagia bagi ibu.
Berbincang dengan janin dengan penuh rasa cinta dan kasih dapat mendorong munculnya hormon yang mampu membuat Anda merasa bahagia.
- Memperlancar peredaran darah ibu hamil.
Rasa bahagia yang Anda rasakan otomatis akan membuat peredaran darah menjadi lebih lancar. Anda pun akan merasakan tubuh menjadi lebih sehat dan bugar.
- Menyehatkan janin.
Peredaran darah ibu yang lancar akan membuat janin menjadi lebih sehat. Hal ini disebabkan distribusi nutrisi dan sirkulasi oksigen ke janin juga semakin lancar.
Sungguh besar kan manfaat berbicara dengan janin. Sering-seringlah berbincang dengan penuh cinta dengan janin dan nikmati manfaatnya, ya, Mam. Berbicara dengan janin bisa dimulai saat kandungan Anda memasuki usia kehamilan trimester kedua hingga ketiga. Selamat mencoba!







