Usia kehamilan Anda sudah masuk sembilan bulan, namun posisi bayi Anda masih sungsang? Posisi sungsang ini akan membuat Anda khawatir tentunya, karena (mungkin) Anda menganggap akan melahirkan dengan cara operasi caesar.
Posisi bayi dikatakan sungsang ketika kepala janin masih berada di atas, tidak berada pada jalan lahir yang benar (kepala pada posisi pinggul ibu). Posisi ini disebabkan karena beberapa faktor, seperti air ketuban yang berlebih, kelainan bentuk rahim, bayi yang dikandung kembar, kelainan janin, terdapat tumor jinak rahim, perut kendur, dan sebagainya.
Sebenarnya posisi sungsang tidak melulu mengharuskan ibu hamil melakukan persalinan dengan jalan operasi caesar. Masih ada cara untuk mengusahakan agar bayi bisa dilahirkan dengan cara normal. Bagaimana caranya? Berikut tipsnya:
- Lakukan posisi knee chest.
Posisikan tubuh Anda seperti orang bersujud (menungging) dengan kaki sejajar pinggul dan dada sejajar lutut, dada menempel pada matras, kepala menoleh ke kanan/kiri, dan tangan ada di samping kepala. Lakukan posisi ini sebanyak 2–3 kali sehari selama 10–15 menit. Lakukan saat pagi hari atau malam hari, lebih baik saat perut dalam kondisi kosong.
- Lakukan posisi merangkak.
Posisikan tubuh Anda merangkak dengan kedua tangan lurus sejajar bahu, kepala tetap tegak. Luruskan punggung, tarik napas perlahan, lalu lengkungkan punggung ke dalam sambil kepala ditarik ke dalam melihat dada Anda, kemudian luruskan kembali. Biasanya gerakan ini juga ditemui pada senam atau yoga kehamilan.
- Lakukan mengepel lantai.
Gerakan mengepel lantai dengan berjongkok juga dipercaya dapat memicu bayi memutar posisinya secara alami.
- Lakukan relaksasi hypnobirthing.
Anda mengobrol dengan bayi Anda. Bicaralah kepadanya untuk meminta bayi Anda bergerak turun dengan kepala masuk ke dalam panggul. Visualisasikan pergerakan tersebut dalam benak Anda. Lakukan relaksasi ini sebanyak minimal 2 kali sehari.
- Berolahraga renang.
Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang baik Anda lakukan saat hamil. Olahraga ini dapat membuat tubuh dan panggul Anda longgar dan rileks sehingga memungkinkan bayi Anda memutar tubuhnya secara alami.
- Perdengarkan musik klasik.
Letakkan headset di perut bagian bawah dekat tulang kemaluan dan putar musiknya. Lakukan hal ini sebanyak 6–8 kali sehari selama 10 menit.
- Sinari perut.
Berbaringlah dengan posisi miring dan sinari perut Anda dengan lampu senter. Gerakkan lampu senter turun perlahan dari puncak rahim ke arah tulang kemaluan Anda. Biasanya bayi akan merespon cahaya tersebut dengan memutar tubuhnya.
Kasus bayi dalam posisi sungsang jelang kelahirannya memang sering terjadi. Namun, hal ini tidak serta merta membuat jalan operasi caesar sebagai satu-satunya cara proses persalinan, kecuali dalam kasus tertentu. Tips di atas dapat Anda praktikkan untuk membantu janin Anda memposisikan badannya pada jalan lahir yang tepat.
Semoga bermanfaat.







