Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan terkadang membuat tubuh kita lemas. Aktivitas yang padat dan kewajiban untuk menahan rasa lapar dan haus adalah penyebabnya. Padahal, sebenarnya tubuh kita bisa tetap bugar meski sedang berpuasa.
Berpuasa di bulan Ramadan wajib dilakukan oleh umat Muslim yang sudah dewasa (baligh), berakal, dan tidak sedang bepergian jauh. Oleh karena itu, di bulan yang penuh berkah ini umat Muslim mencari amalan sebanyak-banyaknya untuk mendekatkan diri pada-Nya. Rutinitas pekerjaan yang padat tak menjadi penghalang bagi kita untuk tetap berpuasa.
Menahan rasa lapar dan haus sehari memang tak mudah, kondisi cuaca yang terkadang terik, pekerjaan yang tiba-tiba datang menggunung, dan rasa lelah mengurus si kecil yang bukan main rewelnya terkadang membuat tubuh lemas tak berenergi. Namun, hal ini bukan menjadi alasan untuk meninggalkan puasa.
Saat bulan Ramadan, memang pola makan kita akan berubah. Biasanya bersarapan di pagi hari pukul 07.00, makan siang pukul 12.00, dan makan malam pukul 18.30 akan berubah menjadi dua kali, yakni saat sahur sekitar pukul 03.30 dan berbuka sekitar pukul 18.00. Belum lagi saat tak berpuasa kita bisa minum kapan pun saat haus, ngemil sambil melihat TV atau sambil bekerja, jajan bakso di sore hari, sehingga asupan energi kapan pun tersedia. Saat menjalankan puasa Ramadan ini, kita harus bisa mempersiapkan tubuh kita supaya tak lemas saat berpuasa. Apalagi jika kita harus melakukan rutinitas yang padat setiap harinya. Tubuh yang lemas dan kurang energi tentu akan mengganggu kualitas pekerjaan kita. Belum lagi mata yang seperti susah diajak berkompromi, inginnya tidur saja.
Berpuasa saat Ramadan dilakukan kurang lebih 12-13 jam. Cadangan energi yang diperoleh tubuh berasal dari glukosa. Sementara itu, jika produksi glukosa dalam tubuh habis asupan energi berasal dari lemak. Wajar, jika selama puasa tubuh lemas, lelah, dan tak bersemangat. Hal ini karena asupan energi dari glukosa tak seperti saat kondisi normal atau tidak sedang berpuasa.
Supaya saat berpuasa tubuh tak lemas dan tetap bugar, kuncinya dengan memperhatikan asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi, terutama saat sahur. Makan dengan porsi banyak saat sahur belum tentu membuat Anda sukses menahan lapar sampai bedug berbuka tiba. Oleh karena itu pahami Do’s dan Don’ts supaya tetap bugar saat berpuasa berikut ini.
Do’s
- Minum air putih yang banyak
Air putih sangat diperlukan oleh tubuh, apalagi saat berpuasa Anda harus menahan minum. Minum air putih yang banyak terutama di saat sahur bisa menghindarkan Anda dari dehidrasi. - Pilih menu utama karbohidrat kompleks
Karbohidrat kompleks seperti terdapat dalam nasi merah, singkong, kentang, ubi, oatmeal, jagung, dan gandum. Karbohidrat kompleks ini merupakan sumber energi bagi tubuh. Makanan ini cenderung akan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga tak mudah lemas saat berpuasa. - Perbanyak sayuran dan buah
Sayuran dan buah kaya akan vitamin dan mineral yang sangat penting bagi tubuh. Kandungan serat di dalam sayuran dan buah juga membuat pencernaan jauh dari masalah. Oleh karena itu, selalu sertakan sayuran dalam menu sahur dan buka Anda, lalu jadikan buah sebagai penutupnya. - Lakukan sahur mendekati waktu imsak
Dengan melaksanakan sahur pada waktu yang tidak terlalu lama dari imsak, tentu perut pun akan lebih awet kenyang daripada yang sahur lebih awal. Namun, usahakan jangan terlalu mepet karena bisa membuat sahur Anda terburu-buru dan justru akan berisiko tersedak atau sakit perut karena makanan tak dikunyah dengan maksimal.
Don’ts
- Makan gorengan
Terlalu banyak makan gorengan tak baik untuk kesehatan. Terlebih jika gorengan tersebut bukan buatan sendiri karena terkadang yang digunakan untuk menggoreng adalah minyak jelantah. Makan gorengan saat sahur juga bisa membuat mudah mengantuk, perut kembung, mual, dan keluahan lainnya. - Makan makanan atau minuman yang terlalu manis
Saat sahur, sebaiknya hindari makanan dan minuman yang terlalu manis. Hal ini akan membuat tubuh cepat lapar sehingga mudah merasa lemas. - Minum kopi atau teh
Kopi dan teh bisa membuat sering buang air kecil. Hal ini juga dikhawatirkan bisa menyebabkan tubuh dehidrasi. Oleh karena itu, menghindarinya dan memperbanyak minum air putih akan lebih baik.
Saat sahur Anda bisa menyantap menu makanan dengan sumber makanan seperti yang disarankan di atas, misalnya nasi merah dengan sup ayam dan camilan buah apel. Anda pun bisa mengkreasikan menu sehat dengan bahan yang lainnya.
Sekarang keluhan lemas di siang hari saat berpuasa bisa Anda atasi. Tak perlu lagi bingung dengan kondisi tubuh yang tak bersemangat karena tak berenergi, padahal rezeki segunung menanti. Karena Anda bisa tetap bugar dan menjalani rutinitas seperti biasanya meskipun berpuasa.







12 Jul 2013
Penulis Dewi Novianingsih
0 Komentar











