Biaya pendidikan untuk anak tidak bisa dikatakan murah, terlebih di kota-kota besar. Padahal, orangtua ingin memberikan pendidikan terbaik untuk buah hatinya hingga perguruan tinggi nanti. Hal ini harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum si Kecil bersekolah. Salah satu caranya adalah dengan asuransi pendidikan.
Semua orangtua memiliki keinginan memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk soal pendidikan. Namun terkadang, keinginan untuk memberikan pendidikan yang berkualitas terbentur pada masalah biaya. Untuk masuk TK saja, di kota-kota besar membutuhkan uang yang tidak sedikit, belum lagi SD, SMP, SMA, terlebih perguruan tinggi. Biaya pendidikan akan terus meningkat setiap tahunnya. Sebagai contoh, uang masuk TK A saat ini sebesar 4 juta, 5 tahun kemudian biayanya sudah berlipat-lipat.
Tingginya biaya pendidikan untuk anak juga dibarengi dengan banyaknya pengeluaran keluarga yang tak bisa dihindari. Untuk dapat mewujudkan impian Anda yaitu memberi pendidikan terbaik untuk si Kecil, alangkah baiknya bila dipersiapkan jauh-jauh hari (terkait biayanya).
Kini, untuk merencanakan pendidikan anak, Anda bisa mengambil asuransi pendidikan. Sesuai dengan fungsinya, asuransi pendidikan ini berguna untuk melakukan proteksi terhadap pendidikan anak. Namun Anda diwajibkan membayar premi sesuai dengan jumlah dan waktu yang telah dipilih dan disepakati kedua belah pihak. Sehingga, ketika tiba waktu si Kecil masuk TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi, Anda sudah merasa tenang karena akan mendapatkan dana asuransi untuk dibayarkan setiap kali memasuki jenjang sekolah tersebut. Tak hanya itu, jika pemilik asuransi atau dalam hal ini orangtua meninggal dunia, biasanya dibebaskan dari pembayaran premi, akan tetapi anak (yang bersangkutan) akan tetap mendapatkan dana asuransi pendidikan tersebut. Dengan kata lain, jika terjadi musibah yang tidak diharapkan, tidak perlu khawatir menyoal pendidikan anak.
Memiliki asuransi pendidikan memang lebih baik dimulai sejak anak masih sangat kecil, bahkan ketika anak baru dilahirkan. Mengapa? Karena premi yang dibayarkan jauh lebih murah ketika memulai asuransi saat usia anak masih kecil dibandingkan saat usianya semakin besar.
Saat ini banyak produk asuransi pendidikan yang ditawarkan. Namun sebaiknya Anda cermat dalam memilihnya. Dalam sebuah buku berjudul 120 Solusi Mengelola Keuangan Pribadi, karya Mike Rini disebutkan kiat-kiat memilih produk asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan anak, yakni sebagai berikut.
- Melakukan window shopping terlebih dulu.
Anda bisa memperkirakan biaya pendidikan anak di masa yang akan datang sesuai dengan jenjang pendidikan. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai biaya pendidikan saat ini kemudian menghitung biaya pendidikan kelak saat tiba usia anak masuk sekolah.
- Menghitung kesanggupan dalam berinvestasi
Anda bisa melakukannya dengan menghitung dana tunai yang dimiliki dan penghasilan yang dapat disisihkan untuk melakukan investasi pendidikan. Jika memang dana tunai Anda mencukupi untuk melakukan investasi pendidikan, dapat dibayarkan satu kali di depan. Namun, jika belum mencukupi, bisa dengan membayarkan investasi pendidikan secara rutin dengan menyisihkan penghasilan yang didadapatkan.
- Menyesuaikan target dana pendidikan yang ingin dicapai dengan kemampuan investasi
Jika dana pendidikan yang ingin dicapai terlalu tinggi, jumlah setoran premi asuransi yang dibayarkan juga semakin mahal. Begitu juga sebaliknya. Supaya tidak terlalu memberatkan, pertimbangkan lagi untuk memilih target dana pendidikan yang cukup tinggi. Kemudian bisa diatasi dengan mengurangi target dana pendidikan yang diinginkan, sehingga setoran preminya pun sedikit lebih ringan.
- Mencari produk asuransi dengan setoran investasi yang dapat diubah sewaktu-waktu sesuai kondisi keuangan
Banyaknya produk asuransi pendidikan menawarkan berbagai kelebihannya. Namun, dari semua produk yang ditawarkan, tentunya tidak semua yang sesuai dengan harapan atau kemampuan Anda, atau bahkan tidak sesuai sama sekali. Namun, sebaiknya pilihlah asuransi pendidikan dengan setoran investasi yang dapat diubah sewaktu-waktu. Hal ini dengan pertimbangan kondisi keuangan Anda. Semua orang tentu ingin memiliki kondisi keuangan yang lebih baik setiap saat. Namun, tidak ada yang tahu jika sewaktu-waktu kondisi keuangan memburuk dan Anda merasa berat dengan setoran investasi yang ditentukan di awal. Jika setoran bisa diubah sesuai kondisi keuangan, tentu tidak akan memberatkan Anda, kan Mam?
Mengingat pentingnya pendidikan untuk anak, banyak orangtua yang sudah merencanakan biaya pendidikan buah hatinya sejak jauh-jauh hari, bahkan ketika si Kecil baru dilahirkan.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah memiliki asuransi pendidikan untuk si Kecil?







24 May 2014
Penulis Dewi Novianingsih
0 Komentar