Benarkah bersepeda saat hamil membahayakan janin? Itu tidaklah benar, Mam. Bersepeda merupakan salah satu jenis olahraga yang dianjurkan untuk dilakukan oleh ibu hamil. Meski sebagai olahraga ringan, namun bersepeda tetap membutuhkan aturan agar tetap aman dilakukan oleh ibu hamil. Namun, perlu diperhatikan bahwa bersepeda hanya boleh dilakukan oleh ibu hamil yang tidak memiliki riwayat kesehatan yang buruk. Jadi, bagi Anda yang kesehatan diri dan janin tidak berisiko maka tetaplah bersepeda dengan memerhatikan beberapa hal berikut ini.
- Pastikan kondisi sepeda aman dan nyaman
Pastikan kondisi sepeda aman untuk dikendarai, seperti rem harus pakem, ban tidak bocor, ban tidak gundul, dll sebelum bersepeda. Untuk menambah kenyamanan, Anda bisa mengganti sadel dengan yang lebih lebar untuk menopang pantat Anda dengan baik. - Lakukan pemanasan otot
Sebelum bersepeda, hendaknya Anda melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk mencegah kram atau kejang otot. - Bersepeda saat pagi hari
Jam 7-9 pagi merupakan waktu tepat untuk bersepeda karena pada jam tersebut matahari bersinar belum terlalu terik. Selain itu, sinar ultraviolet B masih bagus untuk kesehatan tulang. Hindari bersepeda saat sore hari karena biasanya tubuh Anda sudah lelah akibat beraktivitas seharian. - Perbanyak minum air putih
Panas tubuh akibat tingginya aktivitas otot harus segera dikeluarkan. Jika tidak, akan menimbulkan kelainan bawaan pada sistem saraf dan sistem tulang belakang janin. Pelepasan panas ini dapat dipercepat dengan minum banyak air putih. - Atur jam makan Anda sebelum dan sesudah bersepeda
Sebaiknya Anda makan secukupnya sekitar 30 menit sebelum bersepeda. Tambahkan porsi makan Anda 1 jam setelah bersepeda untuk menggantikan kalori yang hilang saat bersepeda. - Perhatikan postur tubuh saat bersepeda
Jangan terlalu membungkuk saat bersepeda karena mengakibatkan nyeri tulang bagian bawah dan hilang keseimbangan. - Pilih medan dan rute yang aman
Hindari jalan yang tidak rata saat bersepeda untuk mencegah terjadinya kontraksi dan risiko Anda terjatuh. Hindari juga jalan yang menanjak agar Anda tidak cepat kelelahan. Pilih jalan yang penuh pepohonan agar Anda bisa menghirup udara segar. Usahakan juga untuk menghindari jalan penuh polusi dan lalu lintas yang berbahaya. Selain itu, pilihlah rute yang memutar dan tidak jauh dari rumah. - Pakailah perlengkapan yang aman
Pakailah helm, pengaman lutut, sarung tangan, sepatu, dan pakaian yang nyaman (berbahan dingin dan dapat menyerap keringat) saat bersepeda. Jangan mendengarkan musik menggunakan handphone atau MP3 agar tidak memecah konsentrasi Anda. - Bersepedalah dengan santai
Bersepedalah dengan santai. Segeralah beristirahat ketika tubuh Anda merasa kelelahan. - Jangan bersepeda sendirian
Ajaklah suami, teman, atau keluarga Anda untuk menemani bersepeda sekaligus menjaga Anda.
Bersepeda bertujuan membuat tubuh Anda lebih bugar. Namun, apabila tubuh Anda merasakan beberapa keluhan, seperti nyeri punggung dan pinggul, pusing, napas tersengal, kontraksi perut, dll segeralah periksakan diri Anda ke dokter ya, Mam. Semoga bermanfaat.
Baca juga:







