Bahaya Hipertensi Pada Ibu Hamil

Ada banyak penyakit atau gangguan yang menyebabkan kehamilan menjadi berisiko, salah satunya adalah darah tinggi atau hipertensi. Hipertensi terjadi saat tekanan darah di atas 140/90 mmHG. Pada ibu hamil, hipertensi bisa sangat membahayakan diri Anda sendiri sekaligus janin. Berikut ini beberapa masalah kehamilan yang disebabkan oleh hipertensi.

  • Berkurangnya suplai darah ke plasenta yang secara otomatis suplai oksigen dan nutrisi juga berkurang. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan janin lambat dan bayi berisiko lahir dengan berat badan kurang.
  • Pelepasan plasenta dini dari dinding rahim (placental abruption). Kondisi ini menyebabkan suplai oksigen ke janin terputus dan ibu hamil mengalami perdarahan.
  • Menurunkan produksi air seni pada janin sehingga menyebabkan kurangnya jumlah air ketuban.
  • Mengganggu pertukaran nutrisi pada janin sehingga dapat membahayakan ginjal janin.
  • Kelahiran prematur bayi.
  • Pre-eklampsia dan eklampsia.
  • Munculnya penyakit jantung dan stroke setelah kehamilan.
  • Kematian pada ibu hamil dan janin.

Mengetahui bahaya hipertensi di atas, diperlukan beberapa tips untuk menjaga kehamilan Anda dari risiko hipertensi. Berikut ini cara sehat menjaga kesehatan Anda dan janin dari bahaya hipertensi.

  1. Mengonsumsi makanan bernutrisi
    Atasi hipertensi dengan memenuhi kebutuhan nutrisi Anda. Pastikan kebutuhan tubuh Anda akan protein, mineral, karbohidrat, vitamin, dan serat tercukupi. Perbanyak makan sayur, ikan, buah serta minum air putih.
  2. Jaga pola makan
    Usahakan untuk mengonsumsi protein tinggi serta mengurangi konsumsi makanan yang mengandung hidrat arang dan garam.
  3. Mengonsumsi makanan yang mampu menurunkan tekanan darah
    Tekanan darah Anda dapat diturunkan dengan mengonsumsi ikan, pisang, dan jeruk Apalagi kandungan nutrisi yang ada dalam bahan makanan tersebut dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin juga.
  4. Terapkan gaya hidup sehat
    Hindari kebiasaan yang dapat menyebabkan hipertensi, seperti merokok dan minum minuman beralkohol. Kebiasaan buruk ini juga berdampak buruk pada kesehatan janin.
  5. Rajin olahraga
    Pilihlah olahraga seperti jalan kaki, renang, yoga, dan lain-lain. Rutin berolahraga dipercaya dapat menurunkan tekanan darah Anda.
  6. Hindari stres
    Stres dapat memicu naiknya tekanan darah Anda. Karena itu, usahakan agar pikiran Anda tenang dan gembira agar tekanan darah tetap normal.
  7. Cukup istirahat
    Kelelahan dan kurangnya tidur pada ibu hamil juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Beristirahatlah dan tidur yang cukup untuk mengusir tingginya tekanan darah Anda.
  8. Rajin kontrol ke dokter
    Rajinlah memeriksakan kondisi kehamilan Anda kepada dokter kandungan. Lakukan pengecekan secara rutin terhadap tekanan darah Anda. Jika terbukti tekanan darah Anda tinggi, dokter akan memberikan obat untuk menurunkan tekanan darah Anda.

Hipertensi pada ibu hamil sangat membahayakan ibu hamil dan janin. Di atas beberapa tips agar hipertensi tidak mengganggu kelancaran proses kehamilan Anda. Semoga bermanfaat, Mam.

 

 

Baca juga:

Related Posts

Comments :