Mengenal Macam-Macam USG

ultrasonografi

Selama hamil, Anda tentu sudah akrab dengan alat yang dinamakan USG atau Ultrasonografi. Melalui alat ini, Anda dapat mendeteksi keberadaan janin, melihat pertumbuhan dan perkembangan janin, seperti kelengkapan organ janin, bahkan Anda dapat mendengarkan detak jantung janin melalui gelombang suara berfrekuensi tinggi. Anda tentu juga sering mendengar berbagai macam USG, mulai USG 2D, 3D, dan 4D. Nah, dari macam-macam USG tersebut, manakah yang sebaiknya kita coba dan apa pula perbedaan dari masing-masing USG tersebut?

  1. USG 2D.
    USG ini menghasilkan gambar “datar” yang tidak terlalu jelas karena terlihat hanya dari satu sisi dan biasanya sulit dipahami oleh pasien. USG 2D ini dapat digunakan untuk melihat organ-organ internal, melihat gerakan bayi, mengukur panjang dan berat janin, bahkan bisa untuk mendeteksi kelainan sebesar 80–90%. Namun, jika dokter menemukan kecurigaan kelainan pada bayi, biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan USG dengan dimensi yang lebih tinggi. Gambar hasil USG ini hanya bisa di-print. Biaya untuk USG ini paling murah dibanding dengan USG 3D dan 4D.
  1. USG 3D.
    USG ini menghasilkan gambar tiga dimensi yang lebih detail sehingga mudah dipahami oleh pasien. USG 3D dapat digunakan untuk melihat anatomi tubuh janin dan mendeteksi kondisi kelainan pada janin, seperti kelainan bibir sumbing atau bayi terlilit tali pusar. Gambar yang dihasilkan dengan USG 3D dapat disimpan dalam CD format jpg dan dilihat di komputer. Biaya USG ini lebih mahal dibanding dengan USG 2D.
  1. USG 4D.
    USG 4D ini biasa disebut juga sebagai SD live atau real time. USG ini paling canggih karena dapat menghasilkan gambar tiga dimensi, lebih detail, akurat, dan tampak seperti aslinya, sehingga seperti sebuah film. Pasien dapat melihat dengan jelas bentuk anggota tubuh, gerakan janin, dan ekspresi wajahnya, seperti bentuk hidung bayi, gerakan sedang mengisap jempol, atau menggerakan kaki . USG 4D ini dapat mendeteksi kelainan pada janin dengan lebih jelas, seperti kelainan plasenta atau kehamilan ektopik. Gambar yang dihasilkan dengan USG 4D dapat disimpan dalam format jpg dan video serta dilihat di komputer. Biaya USG ini paling mahal dbanding dengan USG 2D dan 3D.

Nah, Anda sudah mengenal jenis-jenis USG di atas, kan? Lakukan USG sesuai dengan kebutuhan Anda, ya Mam. USG setidaknya dilakukan sebelum usia kehamilan tiga bulan untuk mengetahui usia kandungan dan lokasi janin, lalu USG pada trimester kedua untuk mengetahui ada tidaknya kelainan pada janin. Semoga bermanfaat.

Related Posts

Comments :