Mi Instan Vs Kehamilan

mi instant vs kehamilan

Mi Instan merupakan makanan yang akrab dengan masyarakat. Mudah dimasak, cepat, praktis, dan enak. Namun, apakah mi instan aman dikonsumsi ibu hamil? Mengingat ibu hamil harus menjaga asupan makanan yang ia konsumsi, yakni makanan yang bergizi dengan porsi yang cukup.

Mengkonsumsi makanan bergizi saat hamil sudah menjadi tugas ibu yang tengah mengandung. Bagaimana tidak, kini kesehatan janin ada di tangan Anda. Selain itu, Anda sendiri pun harus tetap sehat dalam menjalani kehamilan, caranya dengan makan makanan sehat dan bergizi dengan porsi yang cukup, cukup istirahat, dan olahraga.

Saat hamil, kondisi ibu akan berubah dari sebelumnya. Hal ini karena peningkatan hormon kehamilan dan juga kebutuhan kalori yang lebih banyak dibandingkan sebelum hamil dulu. Karena apa yang Anda makan juga menjadi nutrisi janin, sebaiknya berhati-hati dalam memilih makanan untuk dikonsumsi. Namun, hal ini seringkali menjadi hal yang sulit dilakukan pada beberapa ibu hamil.

Pada kehamilan trimester pertama, yakni sekitar minggu keenam hingga minggu keduabelas, ibu hamil jamak mengalami mual muntah atau yang sering disebut morning sickness. Karena mual dan muntah, nafsu makan ibu biasanya turun atau bahkan tak mau makan nasi dan makanan bergizi lainnya. Maunya makanan yang segar-segar, seperti bakso dan mi instan. Belum lagi saat mengidam ini seringkali makanan yang kebetulan diinginkan adalah makanan yang tidak sehat seperti mi instan. Hems, karena alasan mengidam mi instan, lantas membuat ibu hamil doyan sekali dengan makanan ini. Bahkan menjadi menu yang jarang absen untuk disantap.

Mi instan memang sering menggoda, rasanya enak dan segar, terutama yang berkuah. Berbagai produk mi instan ini dijual di pasaran dengan menawarkan kelebihannya masing-masing, dari mi rebus, mi goreng, hingga mi cup yang tinggal sedu. Rasanya pun tidak kalah bervariasi, dari yang rasa soto, hingga rasa ayam bawang ada. Bahkan, mi instan yang mengusung mi untuk vegetarian pun juga mudah ditemukan. Berbagai inovasi terhadap produk mi instan ini selalu berkembang setiap waktu, tak hanya soal variasi rasa, dan pengolahan, kemasannya pun kini sudah jauh bervariasi, mulai dari plastik biasa, styrofoam seperti dam mi cup, hingga styrofoam berbentuk mangkuk.

Di balik rasanya yang enak, praktis, dan digemari banyak orang, mi instan tak cukup baik untuk kesehatan, apalagi untuk ibu hamil. Seperti makanan olahan yang lain, pembuatan dan pengolahan mi instan menggunakan bahan tambahan lain.

Memang, di dalam mi instan mengandung karbohidrat dalam jumlah cukup besar, namun tidak begitu dengan kandungan zat yang dibutuhkan tubuh lainnya. Dalam mi instan, kandungan protein, mineral, serat, dan vitamin ternyata sangat sedikit. Kandungan lemak di dalam mi instan justru berlebih. Dengan mengkonsumsi mi instan, tidak dapat mencukupi kebutuhan gizi seimbang bagi tubuh. Apalagi bagi ibu hamil yang membutuhkan pemenuhan gizi baik bagi dirinya dan juga janin yang tengah dikandungnya.

Seperti yang dilansir parentingnation, didapati bahwa mi instan memiliki kandungan karbohidrat yang banyak, garam, dan MSG (Monosodium Glutamat) yang tidak bagus untuk perkembangan dan pertumbuhan janin di rahim ibu. Natrium pada mi instan seberat 70 gram berkisar 1.380 miligram. Kandungan natrium ini tergolong tinggi dan dapat berisiko pada hipertensi atau ibu hamil akan menderita tekanan darah tinggi yang dapat membahayakan kehamilannya.

Kandungan MSG yang tinggi di dalam mi instan tentu juga perlu dihindari oleh ibu hamil. MSG ini terdapat di dalam bumbu-bumbu yang digunakan. MSG dapat menimbulkan gangguan pada ibu hamil, seperti pusing, jantung berdebar-debar, dan juga sesak napas. Selain itu, MSG juga memberikan dampak buruk terhadap janin, yakni dapat mengganggu pertumbuhan saraf pada janin dan bisa juga memicu penyakit gangguan saraf pada bayi lahir. Tentu orangtua mana pun tak ingin hal ini sampai terjadi pada buah hatinya. Inginnya anak bisa terlahir sehat dan tak kurag suatu apa.

Bagi orang yang sehat dan tidak sedang hamil saja, mi instan sebenarnya perlu dihindari karena tidak dapat memberikan gizi lengkap bagi tubuh. Apalagi bagi ibu yang tengah hamil dan memerlukan gizi seimbang yang penting bagi janin. Apabila ibu terlanjur menjadi penggemar mi instan, cobalah menggantikannya dengan mengolah mi sendiri dari mi basah yang kemudian ditambahi dengan aneka sayuran dan tambahan protein, seperti sawi hijau, kubis, wortel, bawang daun, tomat, telur, dan daging ayam. Dengan mengolah sendiri di dapur Anda tentu lebih bergizi, higienis, dan bebas dari bahan-bahan berbahaya, seperti MSG dan pengawet.

Bagaimana Bu, masihkah ingin menikmati makan siang atau makan malam dengan mi instan saat tengah hamil? Demi janin yang tengah tumbuh dan berkembang di rahim ibu, tak ada salahnya mencoretnya dari daftar menu makan harian Anda. Banyak kok makanan yang lebih bergizi dan sangat bermanfaat untuk perkembangan janin.

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :