Kesehatan lingkungan sekitar sangat penting dalam menopang kesehatan setiap manusia, termasuk bagi ibu hamil. Lalu, seperti apa ciri-ciri lingkungan yang sehat bagi kesehatan ibu hamil dan janin?
Tanpa disadari lingkungan sekitar tempat Anda berada belum tentu memenuhi syarat sebagai lingkungan yang sehat. Karena itu, Anda diharapkan dapat bersikap lebih bijak dalam menentukan lingkungan yang sehat selama kehamilan Anda. Ada banyak faktor yang menentukan lingkungan Anda sehat atau tidak. Coba perhatikan udara dan air di lingkungan sekitar Anda, apakah sudah cukup sehat? Untuk mengetahuinya, Anda dapat memerhatikan ulasan berikut ini.
Kesehatan Udara
Udara yang baik dan sehat ditandai masih segar dan alami, tidak terkena polusi. Berikut ciri-ciri lingkungan dengan udara yang sehat untuk ibu hamil.
- Lingkungan sekitar masih banyak dijumpai pepohonan
- Lingkungan sekitar bersih dari asap kendaraan
- Lingkungan sekitar jauh dari polusi asap pabrik
- Lingkungan sekitar bersih dari asap rokok
- Lingkungan sekitar jauh dari tempat pembuangan akhir sampah
- Lingkungan sekitar jauh dari paparan racun kimia berupa gas berbahaya, seperti gas asap car, thinner, pernis kayu, pestisida, dll.
- Lingkungan sekitar tidak menggunakan bahan-bahan kimia rumah tangga yang berbau kuat, seperti obat nyamuk, pencuci toilet, pemutih pakaian, dll. Sebaiknya Anda ganti bahan-bahan kimia tersebut dengan bahan yang alami.
Udara yang terkontaminasi asap polusi ataupun produk kimia yang berbahaya dapat menyebabkan kerusakan otak pada janin, menyebabkan keracunan, mual, muntah, detak jantung cepat pada ibu, dll.
Kesehatan Air
Air yang sehat memiliki tanda jernih, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Berikut ini beberapa syarat lingkungan dengan air yang sehat untuk ibu hamil.
- Sumber air, seperti sumur jauh dari septic tank. Jadi, air tidak keruh, tidak berbau, tidak mengandung bakteri.
- Lingkungan sekitar tidak dekat dengan sungai yang tercemar limbah pabrik. Air tidak mengandung unsur kimia yang berbahaya.
- Air pam yang Anda gunakan tidak mengandung timbal tingkat tinggi. Air tidak mengandung racun.
- Air dengan derajat keasaman (PH) yang netral, yaitu sekitar 6,5–8,5.
Air merupakan sumber kehidupan. Jadi, sudah kewajiban kita selalu menjaga kebersihan dan kesehatan air demi kelangsungan hidup kita. Air yang kotor, terkena polusi dapat membahayakan kehamilan dan kesehatan janin. Air yang tidak sehat dapat menyebabkan keracunan, diare, dan gangguan terhadap janin. Untuk mengantisipasi air yang kurang sehat maka Anda perlu merebus air sampai mendidih sebelum Anda mengonsumsinya.
Lingkungan sekitar sangat menunjang kesehatan Anda dan janin. Karena itu, selalu perhatikan kesehatan lingkungan sekitar Anda ya, Mam, mulai dari air dan udara. Semoga bermanfaat.
Baca juga:







