Apakah Anda menginginkan bayi kembar? Jika suami atau Anda memiliki keturunan atau gen kembar, hal tersebut tentu tidak mustahil terjadi. Kehamilan kembar selalu menjadi kehamilan istimewa karena di dalam rahim ibu bersemayam dua janin atau lebih. Tentu hal ini sangat membahagiakan Anda dan pasangan.
Bagi Anda yang tengah mengalami kehamilan kembar, Anda harus menjaga kehamilan dengan ekstra hati-hati. Karena biasanya apa yang Anda rasakan akan menjadi berlipat ganda dibanding ibu yang hamil tunggal. Misalnya, berat badan akan lebih cepat naik, rasa mual dan muntah akan lebih dahsyat karena pengaruh hormon HCG yang banyak mengalami peningkatan, perut membesar dengan cepat, gerakan bayi yang lebih banyak, dan sebagainya.
Kehamilan kembar dapat digolongkan ke dalam kehamilan berisiko. Karena itu, diperlukan perhatian intensif untuk menjaga kesehatan janin dan si ibu.
Berikut beberapa tips dalam menjaga kehamilan kembar yang perlu Anda ketahui, seperti:
- Perhatikan nutrisi makanan.
– Konsumsilah makanan bergizi dan bernutrisi tinggi untuk menjamin kesehatan bayi-bayi Anda dan mempersiapkan ASI bagi si Kecil. Kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil kembar sekitar 1,5 kali lebih banyak dari ibu hamil tunggal. Biasanya kebutuhan kalori ibu hamil kembar per harinya sebanyak 3.500 kalori. Makanlah secara teratur 3x sehari dengan menu yang memenuhi asupan protein, karbohidarat, vitamin, serat, dan mineral. Selingi dengan camilan sehat, seperti buah. Hindari makanan yang mengandung zat pengawet, zat pewarna, garam tinggi, kadar lemak tinggi, dan gula tinggi.
– Perbanyak asupan asam folat karena kebutuhan asam folat pada kehamilan kembar lebih banyak dibanding dengan kehamilan tunggal. Dalam kehamilan kembar dibutuhkan setidaknya 1 mg/hari asam folat untuk mencegah risiko kelainan saraf.
– Konsumsi suplemen atas izin dokter. Apabila dokter menyarankan Anda untuk mengonsumsi suplemen penambah darah atau zat besi, maka minumlah secara teratur untuk menghindari anemia dan juga sebagai nutrisi tambahan bagi janin.
- Minum air putih yang cukup.
Minumlah air putih setidaknya 8–10 gelas per hari agar terhindar dari dehidrasi serta memperlancar sirkulasi oksgen dan distribusi nutrisi ke janin kembar Anda.
- Hadapi perubahan hormon.
Pada kehamilan kembar akan timbul rasa mual muntah yang lebih hebat dibanding pada kehamilan tunggal karena naiknya hormon HCG. Selain itu, Anda akan mengalami beberapa perubahan atau gangguan fisik sebagai akibat perubahan hormon, seperti payudara akan terasa lebih sensitif, cepat lelah, sering berkemih, dan badan bengkak secara berlebih. Hadapi gangguan tersebut dengan tenang, ya Mam.
- Rajin periksa atau kontrol ke dokter.
Rajinlah memeriksakan kandungan Anda ke dokter. Lakukan juga pengecekan untuk mengetahui risiko diabetes dan pre-eklampsia pada kehamilan kembar.
- Hadapi persalinan awal.
Kehamilan kembar cenderung berusia sekitar 37 minggu, sedangkan pada kehamilan tunggal biasanya berusia 40 minggu. Karena itu, kehamilan kembar berisiko bayi lahir prematur, bahkan melalui persalinan bedah caesar.
- Banyak istirahat.
Kehamilan kembar meningkatkan berat badan Anda dengan capat. Karena itu, Anda akan mudah letih. Beristirahatlah setidaknya 20 hingga 30 menit atau tidur siang selama 1 jam setiap hari untuk memperlancar aliran darah ke plasenta dan mendukung pertumbuhan janin.
- Siapkan mental.
Saling bertukar pengalaman dengan sesama ibu hamil kembar dapat mempersiapkan mental Anda dalam menjalani kehamilan kembar. Selain itu, dukungan suami dan keluarga juga dapat membuat Anda lebih rileks dan tenang sehingga jauh dari stres.
- Olahraga ringan.
Olahraga ringan ini bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh serta mempersiapkan persalinan agar lebih mudah. Anda bisa menanyakan pada dokter atau bidan mengenai olahraga atau latihan ringan apa yang boleh Anda lakukan.
Kehamilan kembar akan jauh menjadi istimewa jika kondisi ibu dan janin tetap sehat. Anda bisa mempraktikkan tips-tips di atas untuk menjaga kehamilan kembar Anda agar tetap sehat. Semoga bermanfaat.







