Benarkah Menyusui Membantu Menurunkan Berat Badan?

“Saya bosan pakai legging terus menerus.” “Kangen pakai rok.” “Pengen deh beli baju baru, tapi kok yah susah nemuin ukuran yang pas.”

 Itu beberapa komentar yang sering muncul di kalangan sahabat Ibu Dan Mama. Naiknya berat badan dan melebarnya lingkar perut, paha, dan payudara memang merupakan kondisi alami yang dihadapi ketika hamil. Tak jarang, karena sulit kembali ke berat tubuh yang normal, banyak yang malah jadi stres dan tertekan. Padahal, kondisi psikis ibu memiliki pengaruh yang besar pada kejiwaan sang anak. Bila ibu sedang sedih, biasanya anak lebih mudah uring-uringan, cengeng, dan susah tidur.

Jadi, bagaimana caranya supaya bentuk tubuh bisa kembali langsing seperti dulu lagi? Apakah harus dengan diet ketat dan rutin berolahraga? Adakah metode lain yang bisa dicoba?

Well, coba lihat dua selebrita dunia, Rebbeca Romijn dan Angelina Jolie. Keduanya memiliki satu rahasia untuk mendapatkan kembali tubuh idaman setelah melahirkan, yaitu dengan menyusui. Siapa yang menyangka ternyata aktivitas menyusui mampu membakar lebih dari 600 kalori per harinya.Tapi benarkah hanya dengan menyusui, Anda bisa lebih cepat memiliki tubuh langsing kembali? Jawabannya: BELUM TENTU.

Sebuah penelitian di Cincinnati yang dipimpin Karen Wosje, menemukan fakta baru bahwa ibu yang tidak menyusui ternyata lebih banyak menurunkan berat badannya dibandingkan ibu yang sedang menyusui selama 6 bulan. Hal ini dikarenakan pada ibu yang menyusui, hormon prolaktin (peningkat nafsu makan) diproduksi lebih banyak, sehingga menyebabkan si ibu terus menerus merasa lapar yang berakibat makan secara berlebihan.

Jadi mengapa ada pendapat yang mengatakan aktivitas menyusui dapat membantu menurunkan berat badan bagi sebagian ibu dan mama? Jawabannya terdapat pada POLA MAKAN SEBELUM HAMIL. Bila pada saat belum hamil, Anda termasuk tipe yang suka diet dan memiliki metabolisme lebih lambat, maka pada saat hamil atau menyusui, Anda lebih mudah mengontrol jumlah asupan makanan yang masuk Hal ini membuat proses penurunan berat badan menjadi lebih cepat dan lebih mudah bagi sebagian ibu dan mama.

Tetapi,bila Anda tidak termasuk tipe di atas, maka Anda perlu melakukan dua langkah konvensional lainnya, yaitu:

  • Lakukan Diet Sehat

Ketika Anda menyusui, tidak dianjurkan untuk melakukan diet ketat, karena dapat membuat persediaan ASI berkurang atau malah tidak memiliki nutrisi yang dibutuhkan anak. Bagi ibu yang tidak ingin mengalami kenaikan berat badan, lakukan diet sehat dengan mengonsumsi maksimal 2.200 – 2.700 kalori per harinya.

  • Rutin berolahraga

Bila ingin menurunkan berat badan lebih cepat dan maksimal, maka olahraga selalu menjadi jawaban utamanya. Coba tanyakan kepada dokter Anda, jenis olahraga yang bisa Anda lakukan. Atau bila ingin metode yang praktis, mudah, dan murah, coba luangkan 30 menit berjalan di kompleks rumah sambil mendorong stroller bayi Anda. Hitung-hitung Anda menikmati waktu berdua dengan buah hati sambil melakukan kardio ringan, kan.

Pernah bekerja sebagai jurnalis dan deputy editor in chief di 4 majalah di Indonesia selama 8 tahun. Saya percaya pada quote,"A Smart Mother Will Raise Smarter Children" Dan bergabung dengan IbuDanMama adalah salah satu cara saya untuk mewujudkan hal ini. Saya mungkin hanya sebuah cahaya kecil, tetapi saya bermimpi cahaya tersebut dapat menginspirasi perempuan Indonesia lain untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Related Posts

Comments :