Manfaat Kolostrum Bagi Bayi

kolostrum

Apakah kolostrum itu? Kolostrum adalah jenis susu yang diproduksi pada tahap akhir kehamilan dan pada awal setelah melahirkan. Kolostrum ini berwarna kekuningan dan agak kental. Kolostrum mengandung Immunoglobulin (zat kekebalan) dan konsentrasi gizi yang tinggi. Karena itu, kolostrum sangat baik diberikan pada bayi. Sayangnya, jumlah kolostrum ini tidak banyak dan hanya tersedia setidaknya hari ke-lima setelah melahirkan.

Apa saja manfaat kolostrum bagi si Kecil? Kolostrum memiliki sejuta manfaat untuk bayi, seperti:

  1. Sebagai imunisasi pertama.
    Kolostrum banyak mengandung sel aktif imunitas (kekebalan) tubuh, antibodi, dan protein protektif lainnya. Karena itu, kolostrum dapat melindungi bayi dari berbagai infeksi dan membantu mengatur perkembangan sistem imun bayi. Sel darah putih sebagai salah satu zat kekebalan juga terkandung dalam kolostrum, yang sangat bermanfaat untuk melawan bakteri dan virus.Zat imunitas Immunoglobulin yang terkandung dalam kolostrum berfungsi sebagai anti-bakteri, anti-virus, anti-jamur, dan anti-racun yang melindungi organ paru-paru, usus, dan tenggorokoan. Bahkan, Immunoglobulin dapat menambal lubang usus bayi yang belum terbentuk sempurna. Selain itu, kolostrum juga dapat melindungi bayi dari diare.
  1. Sebagai nutrisi lengkap.
    Kolostrum mengandung nutrisi lengkap untuk bayi. Kolostrum mengandung protein, karbohidrat, lemak rendah, mineral, dan vitamin A, B6, B12, C, D, E, dan K. Dengan demikian, kolostrum dapat bermanfaat melindungi organ mata, mencegah infeksi, melindungi tulang, dan sebagainya.
  1. Membantu sistem pencernaan.
    Kolostrum mengandung enzim-enzim pencernaan yang belum diproduksi bayi. Enzim tersebut antara lain protease (untuk menguraikan protein), lipase (untuk menguraikan lemak), amilase (untuk menguraikan karbohidrat). Karena itu, kolostrum sangat mudah dicerna oleh pencernaan bayi yang belum sempurna.
  1. Mengurangi kelebihan bilirubin.
    Kelebihan bilirubin menyebabkan bayi kuning. Kolostrum dapat mencegahnya dengan merangsang terjadi gerakan usus sehingga mekonium (tinja bayi berwarna hitam) cepat dikeluarkan dari usus.
  1. Melindungi organ jantung, otak, dan sistem saraf pusat.
    Kombinasi kandungan natrium, kalium, dan kolesterol yang tinggi dalam kolostrum dapat membantu perkembangan jantung, otak, dan sistem saraf pusat bayi.
  1. Mengurangi reaksi alergi.
    Kolostrum mengandung antibodi yang berfungi melawan zat pencetus alergi. Kondisi ini juga termasuk melindungi bayi terhadap penyakit yang sudah pernah dialami oleh si ibu.

Nah, sudah tahu kan besarnya manfaat kolostrum bagi bayi. Jadi, segeralah berikan kolostrum pada hari-hari pertama bayi Anda lahir. Manfaat kolostrum ini bukan saja dapat dirasakan dalam jangka pendek saja, namun sangat memengaruhi kesehatan bayi Anda dalam waktu jangka panjang. Semoga bermanfaat.

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :