Anda acap dibuat bingung oleh kebiasaan orang tua zaman dulu dalam merawat bayi. Padahal, tak semua kebiasaan tersebut harus diikuti karena beberapa hanyalah sebuah mitos.
Usai melahirkan, Anda akan disibukkan dengan aktivitas merawat bayi, mulai dari memandikan, memakaikan minyak telon dan kosmetik bayi, membedong, dan sebagainya. Tak jarang, dalam merawat bayi, Anda dihadapkan pada nasihat atau anjuran orang tua, teman, atau tetangga untuk melakukan ini dan itu atau larangan tertentu yang tidak diketahui kebenarannya. Padahal, nasihat tersebut hanyalah mitos.
Beberapa hal di bawah ini, akan membantu Anda mengetahui fakta dan mitos seputar perawatan bayi. Dengan mengetahuinya, Anda tak akan dibuat bingung dalam memberikan perawatan yang terbaik untuk si Kecil.
- Membedong bayi
Fakta: Membedong bayi membuat bayi tenang karena dapat memberikan kehangatan.
Mitos: Membedong bayi dapat membuat kakinya lurus dan tidak bengkok.
Membedong bayi bisa dilakukan dengan tidak mengikat kencang-kencang apalagi dengan memaksa meluruskan kaki bayi. Bayi baru lahir, memang kakinya menekuk ke dalam karena terbiasa pada posisi meringkung ketika di dalam kandungan. Dengan sendirinya, kaki bayi akan lurus tanpa harus dibedong kencang-kencang.
- Memakai gurita
Fakta: Organ dalam tubuh bayi bisa kekurangan oksigen karena pemakaian gurita.
Mitos: Penggunaan gurita pada bayi dapat mencegah perut kembung.
Dokter dan bidan tidak menyarankan para Ibu untuk memakaikan gurita pada bayi. Pemakaian gurita dapat menghambat pertumbuhan organ bayi.
- Memotong kuku bayi
Fakta: Kuku bayi yang dibiarkan panjang-panjang dalam waktu yang lama berisiko melukai wajah maupun bagian tubuh lainnya. Kuku yang panjang juga menjadi tempat bersarangnya kuman penyakit.
Mitos: Tidak boleh memotong kuku bayi sebelum usianya 40 hari.
Mitos tersebut muncul hanya karena kekhawatiran melukai kuku bayi saat memotongnya. Tak perlu menunggu 40 hari untuk memotong kuku bayi. Namun, lakukan dengan hati-hati supaya tidak melukainya.
- Pemakaian Baby walker
Fakta: Anak yang didudukkan di baby walker hanya akan belajar duduk dan bergerak kemana pun dengan bantuan roda, sementara tubuhnya tidak akan belajar tegak. Dengan penggunaan baby walker tidak lantas membuat anak cepat berjalan. Berikan stimulasi yang tepat dan motivasi agar anak dapat berjalan sendiri.
Mitos: Penggunaan baby walker akan membuat bayi cepat bisa berjalan.
Sebagian orang tua terkadang merasa terbantu dengan keberadaan baby walker karena si Kecil anteng dan bisa ditinggal melakukan pekerjaan lain. Namun, risiko jatuh dari baby walker bisa berdampak serius bagi kesehatan si Kecil.
- Hidung bayi mancung
Fakta: Mancung atau tidaknya hidung bayi dipengaruhi oleh faktor genetik.
Mitos: Hidung bayi bisa mancung dengan sering-sering ditarik.
Sebagian orang tua masih mempercayai mitos ini. Biasanya, saat mandi sambil membersihkan kotoran, hidungnya ditarik supaya mancung. Padahal hal ini tidak ada pengaruhnya.
Baca juga:







