Berbagai perubahan sering dialami oleh bayi, termasuk warna dan bentuk poop-nya. Orang tua sebaiknya dapat mengenali warna dan bentuk poop bayi dalam hubungannya dengan kesehatan pencernaan si Kecil.
Kehadiran seorang bayi di tengah keluarga Anda tentu menjadi kebahagiaan luar biasa. Kini, hari-hari Ibu disibukkan dengan merawatnya. Bagi Ibu baru, banyak pengalaman yang akan Anda dapatkan dalam merawat bayi. Berbagai perubahan yang dialami oleh si Kecil pun akan Anda temui, termasuk perubahan warna dan bentuk poop bayi.
Ibu baru yang belum memiliki banyak pengalaman merawat bayi, seringkali panik melihat perubahan pada feses atau poop bayi. Sebagai contoh, feses bayi yang tadinya berwarna kuning dengan bentuk sedikit kental tiba-tiba berubah menjadi lebih padat dan berwarna kecokelatan, atau malah lebih kasar dan padat. Feses bayi memang sering mengalami perubahan bentuk dan warna terkait dengan asupan makanan yang dikonsumsinya dan kondisi kesehatannya.
Anda sebaiknya mengetahui arti dari setiap perubahan warna dan bentuk feses bayi. Sehingga tidak cepat panik jika feses bayi mengalami perubahan dalam kondisi yang masih normal. Berikut ini diulas arti dari berbagai warna dan bentuk poop bayi tersebut.
- Berwarna hitam atau hijau dan agak lengket
Feses bayi ini seperti ini sering disebut dengan meconium. Meconium dihasilkan bayi saat di dalam rahim, berisi sampah metabolisme tubuh bayi, lendir, campuran cairan ketuban, lanugo, empedu, dan sel-sel dari kulit dan saluran usus. Setelah Anda menyusuinya, kolostrum akan bertindak sebagai pencahar alami yang membuat meconium keluar dalam waktu 24-48 jam setelah bayi lahir.
- Berwarna kuning bertekstur agak kental seperti mustard, terkadang berbiji
Ini merupakan bentuk normal feses bayi yang minum ASI. Konsistensi warna ini akan terus berlanjut hingga Anda memberinya MPASI.
- Berwarna menyerupai selai kacang dan sedikit lembek
Warna dan bentuk poop ini terjadi pada bayi yang diberi susu formula. Intensitas dan jumlah BAB bayi yang diberi susu formula biasanya lebih banyak dibandingkan bayi ASI.
- Berwarna cokelat dan berbentuk butiran agak kasar
Bayi Anda tengah mengalami sembelit. Segera berikan sari buah pepaya untuk mengatasi sembelit yang tengah dialaminya.
- Berwarna cokelat gelap dan lebih padat
Feses bayi seperti ini biasanya terjadi ketika Anda mulai mengenalkannya pada makanan pendamping. Penampilan feses (termasuk warna dan tekstur) masih bisa berubah-ubah terkait dengan makanan yang dikonsumsinya.
- Cair
Feses bayi yang cair menunjukkan bayi mengalami diare. Segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.
- Berwarna cokelat, bertekstur seperti lemak
Feses ini dapat menjadi tanda usus bayi gagal melakukan penyerapan atau terjadi gangguan pada hati. Anda dapat membawanya ke dokter anak untuk dilakukan observasi.
- Berwarna cokelat tua, hitam, atau hitam kemerahan
Ini bisa saja menjadi pertanda bayi mengalami pendarahan pada isi perut, jika bukan feses bukan meconium. Segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan.
Semoga artikel diatas bermanfaat, ya.
Baca juga:







