• Home
  • Kehamilan
    • Info Kesuburan
    • Ensiklopedia Kehamilan
    • Tes Kehamilan
    • 0 – 3 Bulan
    • Persiapan Kelahiran
    • Metode Melahirkan
    • Tips Menyusui
    • Peran Ayah Dan Papa
  • Pola Asuh
    • 0 – 12 Bulan
    • 1 – 3 Tahun
    • 3 – 5 Tahun
    • 6 -12 Tahun
    • Adopsi
  • Cantik & Gaya
    • Mode Anak
    • Gaya Saat Hamil
    • Tips Kecantikan
  • Kesehatan
    • Diet
    • Kesehatan Wanita
    • Bugar
    • Kesehatan Keluarga
  • Cinta & Keluarga
    • Tips Pernikahan
  • Rahasia Dapur
    • Sajian Lezat
    • Tips
    • Resep MPASI
  • Me Time
    • Life Guru
    • Hang Out
    • Hiburan
    • Karier
    • Keuangan
  • Topik Hangat
    • Aktivitas
    • Event
    • Berbagi Cerita
    • Topik Umum


Breaking

Tips Memasak Tanpa Perlu Membuat Dapur Kotor

Tetap Cantik di Hari Senin

Tips Manikur dan Pedikur di Rumah Sendiri

Personal Trainer di Gym, Seberapa Penting?

Antara Gym dan Olahraga di Rumah, Mana yang Lebih Baik?


Pertolongan Pertama Saat Bayi Demam


 23 Oct 2014   Penulis Dewi Novianingsih  0 Komentar


Demam memang kerap dialami bayi. Saat bayi terserang demam, sebaiknya Anda jangan panik dan segera lakukan pertolongan pertama supaya kondisinya lekas membaik.

Demam merupakan sebuah kondisi mekanisme tubuh dalam melawan infeksi. Anak-anak terutama bayi, yakni usia 0-12 bulan sering mengalaminya. Biasanya, bayi juga akan mengalami demam usai mendapatkan imunisasi. Hal ini sebenarnya merupakan pertahanan tubuh terhadap benda asing yang masuk dalam tubuhnya. Tak jarang, Anda justru panik mendapati bayi demam, sehingga tidak dapat melakukan penanganan yang terbaik.

Demam pada bayi tidak berbahaya asalkan tidak menimbulkan dehidrasi, kejang, dan kesadaran yang menurun. Bayi dikatakan demam apabila suhu tubuhnya meningkat menjadi 380 C ataupun lebih. Kondisi ini dapat terjadi dalam waktu yang singkat atau mendadak, meningkat dalam beberapa jam, bahkan meningkat secara perlahan dalam beberapa hari. Anda yang terlalu panik menghadapi demam yang dialami bayinya, terkadang salah dalam melakukan penanganan. Tak jarang, pertolongan yang dilakukan justru akan merugikan bayi, yakni menyelimutinya rapat-rapat atau melakukan penanganan yang berlebihan. Sebaiknya, Anda memiliki termometer di rumah untuk memantau suhu tubuh bayi saat terserang demam.

Masih banyak hal yang penting untuk diketahui sebagai pertolongan pertama saat bayi demam, seperti:

  1. Susui bayi lebih sering dan berikan cairan yang cukup bagi bayi di atas 6 bulan
    Saat bayi Anda demam, penguapan cairan tubuh meningkat sehingga membuatnya membutuhkan cairan lebih banyak. Bayi yang kekurangan cairan dapat mengalami dehidrasi, sebaiknya Anda menyusuinya lebih sering. Pada bayi yang sudah mendapatkan MPASI, dapat diberi sup, kaldu ayam, jus buah, dan air putih untuk menambah kebutuhan cairannya.
  1. Kompres dengan air hangat
    Pertolongan lain yang dapat Anda lakukan pada bayi demam adalah dengan mengompresnya. Siapkan baskom berisi air hangat kuku dan handuk halus, kemudian kompres di bagian lipatan paha atau ketiaknya. Cara ini dapat membuat bayi nyaman dan menurunkan suhu tubuhnya yang tinggi. Anda juga bisa mengelap seluruh tubuh bayi dengan handuk beberapa kali hingga suhu tubuhnya turun. Hindari penggunaan alkohol karena dapat berdampak buruk jika terhirup bayi.
  1. Kenakan pakaian tipis pada bayi
    Menggunakan pakaian yang tipis saat bayi demam akan membuatnya nyaman dan tidak meningkatkan suhu tubuhnya. Hindari memberikan selimut, menggunakan baju tebal, dan pakaian ketat karena akan membuat bayi tak nyaman dan meningkatkan suhu tubuhnya.
  1. Berikan obat penurun panas sesuai dosis
    Jika ingin memberikan obat penurun panas, sebaiknya sesuaikan dengan usia bayi atau konsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga:

  • Jadwal Imunisasi Bayi dan Anak
  • 6 Cara Alami Atasi Bayi Demam
  • Tips Mengurangi Rasa Sakit Saat Bayi Tumbuh Gigi

Related



About The Author

Dewi Novianingsih
Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.


Baca Juga:


Musik Klasik untuk Calon Bayi
27 Feb 2016

Memilih Nama untuk Si Kecil Sebaiknya Dilakukan Kapan?
03 Feb 2016

5 Tips Merawat Bayi yang Baru Lahir
15 Jan 2016

Yuk Komentar Mam!


  • Cari di Situs

  • Top Posts & Pages

    • Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
      Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
    • 5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
      5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
    • Daftar Belanja Perlengkapan Bayi Baru Lahir
      Daftar Belanja Perlengkapan Bayi Baru Lahir
    • Tips Mengatasi Kaki Pegal
      Tips Mengatasi Kaki Pegal
    • Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
      Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
    • Atasi BAB Keras Pada Bayi
      Atasi BAB Keras Pada Bayi
    • 5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
      5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
    • Merangsang Persalinan Secara Alami
      Merangsang Persalinan Secara Alami
    • Merangsang Gerakan Janin
      Merangsang Gerakan Janin
    • 4 Tanda dan 6 Tips Untuk Minggu-minggu Terakhir Kehamilan
      4 Tanda dan 6 Tips Untuk Minggu-minggu Terakhir Kehamilan


  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
  • Recent Posts

    • Tips Memasak Tanpa Perlu Membuat Dapur Kotor
    • Tetap Cantik di Hari Senin
    • Tips Manikur dan Pedikur di Rumah Sendiri
    • Personal Trainer di Gym, Seberapa Penting?
    • Antara Gym dan Olahraga di Rumah, Mana yang Lebih Baik?
  • Categories


Privacy Policy|Terms & Condition|Sitemap|©2014 Copyright IbuDanMama.co.id