Kenali Bakat Anak yang Hobi Utak-atik Benda

Seiring bertambahnya usia anak, bertambah pula kemampuannya. Si Kecil yang kini balita juga mulai menunjukkan bakat dan minatnya terhadap sesuatu.

Si Kecil semakin hari semakin pintar, aktif, dan rasa ingin tahunya besar. Ini terlihat dari sikap dan tingkah lakunya. Tak jarang, ketika Mam atau Ayah menaruh suatu benda di tempat-tempat yang mudah dijangkaunya, selalu saja diutak-atiknya. Mulai dari ponsel, kalkulator, obeng, alat memasak (seperti blender dan mikser), saklar listrik, hingga laptop. Orang tua sering merasa tak ‘aman’ jika benda-benda tersebut sudah berada di tangan si Kecil. Tak hanya itu, berbagai mainan yang Anda belikan untuknya, seperti mobil-mobilan, tembak-tembakan, mainan alat musik, sering dirusak dalam sekejap. Dipakainya bermain sebentar, lantas dibongkar dan anak tak bisa memperbaikinya lagi seperti semula.

Melihat sikap dan tingkah laku si Kecil ini terkadang membuat orang tua gemas, bahkan sering pula merasa kesal. Padahal, hal ini bisa menjadi tanda bakat dan minat si Kecil terhadap sesuatu lho, Mam. Si Kecil yang hobi utak-atik benda ini juga menunjukkan kecenderungannya dalam mempelajari sesuatu, yakni biasanya berorientasi pada fisik dan banyak bergerak. Ia juga lebih suka belajar dengan praktik. Mungkin saja balita Anda memang tipe pembelajar visual kinestetik.

Ketertarikannya yang besar dalam mengutak-atik benda mungkin saja menjadi tanda awal si Kecil memiliki bakat menjadi seorang teknisi atau mekanik. Sebaiknya, orang tua peka terhadap bakat anak ini sehingga dapat mengetahuinya lebih awal dan mendidik serta mendukung bakatnya dengan tepat.

Beberapa tips berikut ini dapat dilakukan dalam menyikapi hobi anak mengutak-atik benda di sekitarnya.

  • Beri mainan yang dapat disusun dan dibongkar kembali
    Beberapa mainan seperti balok susun atau lego dapat membuat si Kecil berkreasi utak-atik membuat sesuatu. Biarkan ia membuat bentuk tertentu dan membongkarnya sesuai keinginannya.
  • Letakkan benda berharga dan berbahaya di tempat yang tak bisa dijangkau anak
    Mengingat hobi anak yang tak bisa diam melihat sesuatu, seperti laptop, ponsel, dan benda elektronik lainnya, sebaiknya simpan benda tersebut di tempat yang aman darinya. Kalau tidak disimpan, si Kecil bisa saja mengutak-atiknya.
  • Ajak berkreasi dengan barang bekas di rumah
    Barang bekas di rumah seperti botol soft drink, kardus bekas susu, dan kaleng bekas bisa dibuat mainan untuk anak. Anda bisa mencari referensi dari internet untuk membuat pesawat, mobil-mobilan, dan mainan lain. Hal ini pasti akan membuat si Kecil senang karena bisa utak-atik membuat mainan hasil kreasi sendiri.
  • Ajak terlibat saat memperbaiki mainannya yang rusak
    Libatkan anak untuk memperbaiki sepeda atau mobil-mobilannya yang rusak untuk melatih kemampuan utak-atiknya. Hal ini sekaligus menyiapkan anak supaya terampil memperbaiki mainannya secara mandiri.

Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga:

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :