“Setetes darah untuk kehidupan.” Mam, Anda mungkin sering mendengar atau melihat kalimat di atas. Kalimat tersebut biasanya dijumpai pada event donor darah. Setetes darah Anda sangat berarti bagi kehidupan orang yang membutuhkan. Di saat Anda mendonorkan darah, ada ikatan simbiosis mutualisme, orang yang menerima akan mendapatkan kesempatan hidup, sementara Anda sebagai pendonor akan mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih baik.
Ada beberapa manfaat bagi Anda yang mendonorkan darah, sebagai berikut:
- Mendeteksi penyakit
Darah Anda akan diperiksa terlebih dahulu dari berbagai jenis penyakit seperti hepatitis, sifilis, HIV, dan malaria sebelum ditransfer ke orang yang memerlukan. Pemeriksaan ini penting mengingat berbagai penyakit bisa ditularkan melalui transfusi darah. Hasil pemeriksaan juga bisa sebagai pengingat agar Anda lebih menjaga kesehatan bila ditemukan penyakit dalam pemeriksaan tersebut. - Meningkatkan produksi sel darah merah
Saat donor darah, kadar sel darah merah dalam tubuh akan berkurang. Tapi Anda jangan khawatir, Mam. Sumsum tulang belakang Anda akan segera memproduksi sel darah merah yang hilang. Dengan kata lain, sel darah merah Anda akan terisi kembali sesaat setelah mendonorkan darah. - Mengurangi risiko terkena penyakit jantung
88% pendonor kecil kemungkinan mengalami serangan jantung dan 33% kecil kemungkinan mengalami penyakit kardiovaskular. Sebelum mendonorkan darahnya, pendonor tentunya harus dalam keadaan sehat, sehingga mereka kecil kemungkinan mengidap penyakit jantung karena dengan mendonorkan darah, mereka telah dinyatakan sehat dari kemungkinan memiliki tekanan darah dan kolesterol yang rendah. Selain itu, kadar zat besi yang berlebihan dalam darah akan menyebabkan oksidasi kolesterol. Jika oksidasi menumpuk pada dinding arteri, maka peluang terkena serangan jantung dan stroke semakin besar. Saat mendonorkan darah, Anda menghilangkan 225-250 mg zat besi dalam tubuh, yang artinya Anda mengurangi risiko penyakit jantung. - Menurunkan berat badan
Kabar gembira untuk Anda yang memiliki berat badan berlebih. Dengan rutin mendonorkan darah dapat mengurangi berat badan secara signifikan. Sekali melakukan donor, pendonor dapat membakar sekitar 650 kalori, jumlah yang cukup besar untuk membuat pinggang Anda terlihat ramping. Tapi, ada baiknya Anda tidak menggunakan donor darah sebagai program penurunan berat badan ya, Mam. Tetap imbangi dengan olahraga dan pola makan yang sehat. - Kepuasan batin
Berdasarkan penelitian, mereka yang telah mendonorkan darahnya merasakan kepuasan batin karena telah menyumbangkan sesuatu yang tidak ternilai harganya kepada mereka yang membutuhkan. Bahkan manula yang rutin mendonorkan darahnya akan merasa tetap bugar dan berenergi.
Nah Mam, yuk donor darah secara rutin. Selain dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan stroke, donor secara rutin juga dapat mengurangi risiko terkena kanker, seperti kanker hati, kanker paru-paru, kanker usus, dan kanker tenggorokan.
Baca Juga:







18 Sep 2014
Penulis Dinny Mutia
0 Komentar











