Penyakit diabetes termasuk penyakit yang menjadi momok bagi masyarakat. Jumlah penderitanya semakin banyak. Siapa saja bisa mengidap penyakit ini. Supaya penyakit ini tak mampir dalam tubuh Anda dan juga orang-orang yang Anda cintai, maka harus dilakukan pencegahan.
Penyakit diabetes kapan saja bisa melanda. Anda dan orang-orang yang dicintai tentu tak ingin sampai mengidap penyakit yang bisa menyebabkan banyak komplikasi penyakit ini. Memang, mereka yang punya riwayat keturunan diabetes lebih rentan menderita diabetes. Namun, bukan berarti siapa pun yang tak punya riwayat keturunan diabetes lantas bisa dijamin untuk bebas dari penyakit ini.
Beberapa kasus pasien penderita diabetes yang bukan karena keturunan adalah karena obesitas, pola makan yang salah, usia yang semakin menua, dan juga stres. Anda yang memiliki berat badan berlebihan, suka makan apa saja karena rasanya yang enak padahal berlemak dan manis-manis, dan berada pada kondisi yang memicu stres akan rentan terkena diabetes. Bahkan, dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Gothenburg, Swedia, terhadap 7500 pria didapati bahwa pria dengan stres yang permanen lebih berisiko terkena penyakit diabetes tipe II dibandingkan mereka yang tidak mengalami stres permanen. Oleh karena itu, menjalankan pola hidup sehat dan menghindarkan diri dari stres tentu akan membuat risiko diabetes lebih kecil.
Diabetes atau yang juga akrab disebut kencing manis ini memang disebut-sebut sebagai penyakit mematikan nomor 6 di dunia. Meskipun bukan jenis penyakit nomor satu sebagai penyebab kematian di dunia dan juga tidak menimbulkan kematian yang bersifat mendadak, diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang bersifat akut. Beberapa komplikasi yang ditimbulkan oleh diabetes ini misalnya infeksi yang berlangsung lama dan tak sembuh-sembuh, koma hiperglikemik (koma pada diabetesi karena kadar gula darah yang terlalu tinggi), dan koma hipoglikemik (koma karena gula darah yang terlalu rendah, kebalikan dari kondisi awal diabetes). Selain itu, pada penderita diabetes tipe II ada juga yang mengalami komplikasi kronis seperti penyakit mata (glukoma, katarak, retinopati) dan penyakit ginjal.
Untuk mencegah penyakit diabetes, beberapa hal berikut ini bisa Anda lakukan.
- Mengetahui riwayat diabetes keluarga
Salah satu penyebab diabetes adalah adanya riwayat penyakit dalam keluarga. Jika Anda atau suami memiliki orangtua, kakek, atau nenek yang menderita diabetes, sudah selayaknya Anda sekeluarga berhati-hati terhadap diabetes. - Menjaga berat badan normal
Banyak kasus penderita diabetes tipe II adalah mereka yang kelebihan berat badan. Berat badan berlebih dengan tumpukan lemak di sana-sini rentan terhadap risiko penyakit diabetes ini. Lagi pula, kelebihan berat badan tentu akan membuat penampilan Anda kurang menarik. Saat bergerak pun Anda tidak akan lincah jika memiliki tubuh yang terlalu gemuk. Jangan biarkan tubuh Anda memiliki kelebihan berat badan karena rentan dengan risiko munculnya diabetes. - Banyak makan buah dan sayur
Buah dan sayur-sayuran tinggi vitamin, mineral, dan serat yang sangat bagus untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh. Serat dalam buah-buahan dan sayuran dapat mengikat karbohidrat. Beberapa sayuran dan buah-buahan yang bagus untuk penderita diabetes sekaligus mencegahnya adalah brokoli, buncis, paprika, bayam, apel, jeruk bali, buah berry, pir, dan kiwi. Dalam buah-buahan juga terdapat antioksidan yang dapat membantu detoksifikasi tubuh. - Atur pola makan
Insulin dalam tubuh penderita diabetes, tidak bisa bekerja secara efektif dalam mengubah gula menjadi energi. Para penderita diabetes harus menghindari gula dan glukosa berlebih dalam menu makanan sehari-harinya. Asupan karbohidrat seperti nasi, kentang, jagung, roti-rotian, sebaiknya benar-benar dibatasi supaya kadar gula darah tetap stabil. Jika Anda tak ingin memiliki gula darah tinggi, Anda bisa memilih sumber karbohidrat kompleks yang tidak memiliki kandungan glukosa tinggi pemicu diabetes. - Olahraga
Beraktivitas fisik secara rutin sangat penting dalam mencegah penyakit diabetes, begitu pula bagi mereka yang sudah mengidap diabetes. Dengan berolahraga, berat badan Anda akan tetap terjaga dan terhindar dari kelebihan berat badan serta aliran darah akan meningkat. Hal ini tentu mengurangi risiko diabetes. Lakukan olahraga secara rutin, seperti jogging setiap pagi. - Periksa ke dokter
Untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit diabetes, ada baiknya Anda dan keluarga memeriksakan diri ke dokter dan melakukan rangkaian tes untuk mengetahui kadar gula darah. Hal ini penting supaya Anda dan keluarga dapat mencari solusi jika memang diketahui positif diabetes. Mengetahui sejak awal akan lebih baik daripada diabetes terlanjur menimbulkan banyak komplikasi. Anda atau keluarga yang menderita diabetes pun akan berusaha untuk mengendalikan gula darahnya. - Hindari lemak
Supaya jauh dari diabetes, Anda bisa menghindari lemak dalam menu makan Anda. Kalau Anda suka daging ayam, bisa memilih bagian dadanya untuk dikonsumsi.
Yuk, Bu cegah diabetes dari sekarang. Jangan sampai diabetes melanda Anda dan juga keluarga. Sebagai orang yang selalu menyajikan masakan dan minuman untuk keluarga, selalu sajikan masakan dan minuman sehat yang bisa memicu diabetes.







27 Nov 2013
Penulis Dewi Novianingsih
0 Komentar







