Selama puasa, tentu tubuh kita akan kekurangan banyak cairan. Hal ini dikarenakan kita tidak diperbolehkan makan dan minum dalam waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 12 jam. Agar terhindar dari dehidrasi dan tubuh tetap sehat selama puasa, ada baiknya Anda mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas sehari. Namun, kebanyakan orang tidak mengonsumsi dengan jumlah yang dianjurkan.
1 Juli diperingati sebagai hari buah internasional. Peringatan ini pertama kali dirayakan di Berlin, Jerman pada 2007 silam. Adanya hari buah ini mengingatkan kita untuk lebih memperbanyak konsumsi buah, karena buah memiliki banyak manfaat. Buah juga dapat menjadi alternatif selain air putih untuk mencegah dehidrasi saat puasa. Selain mencegah dehidrasi, buah-buahan juga memiliki manfaat lain yang bagus untuk kesehatan Anda selama puasa, sebagai berikut:
1. Sumber Elektrolit
Buah-buahan adalah sumber elektrolit terbaik untuk tubuh. Keseimbangan elektrolit dalam tubuh sangat penting untuk sel-sel dan organ-organ tubuh Anda agar berfungsi dengan baik.
2. Sumber Vitamin dan Mineral
Vitamin dan mineral sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda. Adapun vitamin dan mineral yang terdapat dalam buah, seperti vitamin A, vitamin C, magnesium, zinc, fosfor, asam folat, dan sebagainya.
3. Sumber Serat
Buah-buahan rendah lemak dan memiliki kandungan garam dan gula yang sedikit sehingga sangat baik untuk kesehatan Anda. Selain itu, mengonsumsi buah yang kaya akan serat mampu membantu menjaga stabilitas tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol.
Setiap buah-buahan memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Akan tetapi, ada baiknya Anda memilih buah-buahan yang mengandung banyak air agar terhindar dari dehidrasi selama puasa. Adapun jenis buah-buahan yang baik dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa menurut www.theecomuslim.com sebagai berikut:
1. Semangka
Buah semangka baik yang merah maupun kuning sama-sama kaya akan air. Kandungan air dalam semangka mencapai 92 persen serta dilengkapi vitamin dan mineral yang tentunya sangat baik untuk Anda yang sedang menunaikan ibadah puasa.
2. Jeruk
Sama halnya dengan semangka, jeruk juga mengandung air yang mencapai 87 persen, vitamin A, B1, B2, dan C serta mengandung mineral dan zat antikanker. Jeruk dapat merangsang kekebalan tubuh, membersihkan lendir di tenggorokan dan rongga hidung akibat flu. Namun, bagi Anda yang memiliki lambung sensitif, ada baiknya berhati-hati dalam mengonsumsi jeruk.
3. Stroberi
Stroberi merupakan buah dengan antioksidan terkuat keempat dan mengandung sekitar 92 persen air. Begitu pula halnya dengan raspberi dan blueberry. Kandungan vitamin C pada stroberi juga mampu membersihkan pembuluh darah dan mengatur gula darah.
4. Anggur
Kandungan air dalam buah anggur juga cukup banyak. Selain itu, anggur juga memiliki zat antioksidan yang tinggi.
5. Air Kelapa Muda
Air kelapa muda sangat nikmat dikonsumsi saat berbuka puasa. Mineral yang terkandung di dalamnya mampu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
6. Nanas
Selain mengandung air yang banyak, nanas juga dapat mengatasi peradangan yang baik bagi kesehatan tubuh.
7. Blewah
Blewah mengandung air hingga 80 persen. Selain itu, blewah juga mengandung vitamin A. Selain mampu mencegah dehidrasi, blewah juga memiliki fungsi absorpsi yang menyerap zat-zat yang tidak diperlukan tubuh dalam usus yang berasal dari makanan yang banyak bumbu dan sisa obat-obatan.
8. Jeruk Bali
Kandungan air dalam jeruk bali ini mencapai 90 persen. Selain itu, jeruk bali juga mengandung 30 persen kalori dan limonoid yang berdasarkan riset mampu mencegah tumor dan kanker.
9. Mangga
Mangga mengandung 135 kalori dan merupakan sumber vitamin A, B6, E dan C serta serat yang mampu membersihkan darah.
Semoga artikel di atas bermanfaat dan mampu mendorong kita untuk meningkatkan konsumsi buah-buahan yang dapat mencegah dehidrasi dan tetap menjaga kesehatan tubuh kita selama berpuasa.
Baca juga:







