Muntah memang acap terjadi pada bayi. Namun, orang tua tak boleh menyepelekannya. Warna muntah bayi dapat menjadi petunjuk kondisi kesehatannya.
Kehadiran bayi di tengah-tengah keluarga, tentu menjadi kebahagiaan bagi setiap orang tua. Tugas Ibu selanjutnya adalah merawat dan menyusuinya. Bayi yang masih kecil masih sangat rentan sakit, Ibu memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan bayi.
Bagi sebagian Ibu baru, mungkin akan khawatir ketika mendapati bayinya muntah. Apalagi jika muntah terjadi secara terus-menerus dan membuat bayi rewel. Pencernaan bayi memang belum terlatih secara sempurna sehingga sesekali membuatnya muntah. Namun, orang tua juga tak boleh menyepelekan muntah pada bayi karena bisa menjadi gejala adanya masalah kesehatan yang perlu segera mendapatkan penanganan.
Muntah merupakan sebuah gejala dan bukan merupakan penyakit. Muntah terjadi karena keluarnya isi lambung dan usus melalui mulut. Penyebabnya bisa karena refleks tubuh dalam melawan toksin yang tertelan. Selain itu, bisa pula untuk mengurangi tekanan karena adanya sumbatan pada saluran pencernaan.
Warna muntahan pada bayi tidak selalu sama. Orang tua sebaiknya mengenali arti warna muntahan tersebut untuk mewaspadai jika terjadi gangguan kesehatan yang dialami oleh bayi. Berikut ini arti warna muntahan pada bayi.
- Muntahan berwarna putih atau kekuningan
Muntahan berwarna putih atau kekuningan berisi campuran muntahan susu. Muntahan ini tergolong tidak berbahaya sehingga orang tua tak perlu cemas. Bayi yang mengalaminya akrab disebut dengan gumoh. Untuk menghindarkannya dari muntah, posisikan bayi tegap setelah menyusu dan jangan dibaringkan. Selanjutnya, biarkan ia bersendawa supaya tidak muntah.
- Muntahan berwarna hijau
Muntahan bayi yang berwarna hijau menjadi pertanda terjadinya kelainan pada saluran pencernaannya. Warna hijau tua pada muntah bayi ini menunjukkan adanya cairan empedu yang keluar. Jika bayi tidak selesai makan, tetapi muntah, bisa pula menunjukkan terjadinya sumbatan pada saluran pencernaannya. Sumbatan ini bisa terjadi secara penuh maupun parsial. Pada beberapa kasus, kelainan pada bayi ini sulit diketahui karena sumbatannya parsial. Jika muntah pada bayi berwarna hijau, segera bawa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
- Muntahan berwarna merah atau kehitaman
Muntah bayi yang berwarna merah atau kehitaman berisi campuran darah atau bisa juga darah dengan asam lambung. Jika hanya berupa bercak merah saja di muntahan bayi, ada kemungkinan terjadi luka di tenggorokannya. Terkadang, bayi yang mimisan darahnya tertelan dan dimuntahkan. Jika bayi mengalami muntah berwarna merah sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Baca juga:







