Tips Mengajari Bayi Berenang

Berenang dapat menjadi pilihan olahraga menyehatkan untuk bayi. Hanya saja, terkadang bayi takut bermain air. Oleh karena itu, orang tua dapat mengajarinya di rumah.

Berenang bisa menjadi olahraga menyehatkan bagi bayi. Pastikan, usianya sudah siap mengenal olah raga air ini. Dengan membiasakan anak berolahraga semenjak bayi, akan membuatnya tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat.

Ketika mengajak bayi ke kolam renang untuk kemudian melatihnya berenang, tak semua bayi memberikan respons positif. Ada bayi yang justru takut dan tidak mau menyentuh air sama sekali, namun ada pula yang langsung ingin turun dan bermain air. Tentu saja Anda tak boleh menyerah jika si Kecil takut air dan tak mau belajar berenang. Ia butuh pembiasaan supaya mau turun ke kolam renang. Kondisi kolam renang dengan volume air yang lebih banyak daripada bak mandi yang biasa dipakainya mandi acap menjadi penyebab bayi merasa takut. Selain itu, terkadang bayi merasa air di kolam renang terlalu dingin sehingga membuatnya tak mau turun ke kolam. Menjadi tugas Anda untuk mengajari olahraga renang meskipun usianya masih bayi.

Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengajari bayi berenang.

  1. Berlatih di bak mandi bayi
    Bayi biasanya sangat senang bermain air. Olahraga renang ini dapat mulai dikenalkan dengan menggunakan bak mandi. Anda dapat menyiapkan aneka alat bermain kesukaan anak saat mandi supaya membuatnya senang dan merasa nyaman berada di dalam air.
  1. Lakukan secara bertahap
    Mengajari bayi berenang bukan berarti ia harus segera bisa. Namanya juga belajar, apalagi bagi bayi, dibutuhkan kesabaran dalam mengajarinya. Pada tahap awal pengenalan, Anda dapat mengenalkannya saat mandi di rumah. Cipratkan air ke tubuhnya dan biarkan ia meniru ke arah Anda atau pun dirinya sendiri. Selain itu, Anda juga bisa membelikannya kolam renang karet untuk anak. Saat mengajaknya ke kolam renang, biarkan anak beradaptasi terlebih dahulu dengan kolam, menyentuh air, melihat anak lain yang sedang berenang, baru kemudian dapat mengajaknya turun ke dalam air dan mulai mengajarinya berenang. Kondisi kolam renang yang terlalu ramai terkadang membuat bayi tak mau turun.
  1. Pilih kolam renang khusus ibu dan bayi
    Pemilihan kolam renang yang tepat bagi ibu dan bayi penting diperhatikan karena berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan bayi saat berenang.
  1. Perhatikan kondisi kesehatan bayi
    Sebelum mengajak bayi berlatih renang, pastikan kondisi kesehatannya baik. Jika bayi sedang kembung atau pilek, sebaiknya hindari mengajaknya pergi berenang.

Semoga bermanfaat ya, Mam.

 

 

Baca juga:

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :