Olahraga Tepat Sesuai Usia Anak

Olahraga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan. Jangan lupa melatih anak berolahraga semenjak dini dengan menyesuaikan pada kemampuan dan usianya.

Anak-anak di usianya yang masih balita memang aktif bergerak. Namun, bukan berarti Anda sudah tidak perlu mengenalkannya lagi dengan berbagai aktivitas olahraga yang bermanfaat bagi tumbuh kembangnya. Seiring bertambahnya usia, keaktifan gerak anak biasanya akan berkurang sehingga perlu dilatih berolahraga. Terlebih, dengan rajin berolahraga sedari kecil, akan menghindarkannya dari obesitas.

Jika di akhir pekan Anda kerap mengajak si Kecil berjalan-jalan ke mal atau hanya dengan menghabiskan waktu di rumah, coba ajak ia berolahraga. Lakukan olahraga bersama anak dengan menyenangkan dan jangan memaksanya.

Saat mengajak anak berolahraga, Anda sebaiknya memilih olahraga yang tepat dan sesuai dengan usia anak.

  • Usia 2-3 tahun
    Saat anak berusia 2-3 tahun, pilihkan olahraga yang belum terstruktur, misalnya berlari, berayun-ayun, dan bermain air. Biasanya anak di usia 2 tahun sudah bisa berlari kesana kemari dan berlompat-lompat. Selanjutnya ketika usianya 3 tahun ia sudah bisa berlari dengan berubah-ubah arah, misalnya ke kanan dan ke kiri. Pakaikan sepatu serta pakaian yang aman dan nyaman bagi anak. Jangan lupa untuk terus mendampingi dan mengawasinya.
  • Usia 4-5 tahun
    Di usia 4-5 tahun ini, perkembangan fisik dan motorik kasar anak berkembang dengan pesat. Ia sudah memiliki keseimbangan, koordinasi, kekuatan otot dan tungkai yang semakin baik sehingga sudah dapat melakukan aktivitas fisik yang lebih kompleks. Anak pada umumnya sudah bisa menggelindingkan bola berukuran besar, menendang bola, bermain lempar tangkap bola, lompat satu kaki dan lompat dua kaki, dan juga bermain sepeda beroda tiga. Berenang juga bisa menjadi pilihan olahraga baginya. Jangan lupa memperhatikan keselamatannya saat berolahraga.
  • Usia 5-6 tahun
    Pada usia ini, kemampuan anak semakin berkembang. Ia sudah semakin pandai berlatih keseimbangan, berguling-guling, jungkir balik, berputar, mengayuh, dan lain-lain. Ia pun semakin lihai bermain bola. Beri kesempatan kepada anak untuk berolahraga tanpa mengikuti aturan ketat, namun jangan lupa untuk tetap mengawasinya.

Selamat mencoba.

 

 

Baca juga:

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :