Anak-anak usia balita rentan terserang flu singapura. Karena tergolong penyakit menular, Anda sebaiknya mewaspadainya supaya si Kecil tidak tertular.
Definisi
Flu singapura merupakan jenis penyakit menular yang sering pula disebut HMFD (Hand, Mouth, and Foot Desease). Penyakit infeksi ini disebabkan oleh virus RNA yang termasuk ke dalam famili Picornaviridae dan Genus Enterovirus. Virus yang paling sering menjadi penyebabnya adalah virus Coxsackie A16. Anak-anak berusia 1-4 tahun paling sering terserang penyakit flu singapura ini. Namun, tidak menutup kemungkinan anak berusia lebih besar juga akan mengalaminya.
Gejala
Anda sebaiknya mengetahui gejala flu singapura, sehingga dapat segera melakukan penanganan apabila si Kecil mengalaminya. Beberapa gejala flu singapura adalah sebagai berikut:
- Demam ringan yakni <390C dalam waktu 2-3 hari
- Rasa sakit di leher
- Nafsu makan berkurang
- Muncul 3-10 bintil kecil di dalam mulut seperti sariawan yang membuat anak kesulitan menelan
- Telapak tangan dan kaki kemerahan dan lama-lama juga muncul bintil kecil yang tidak gatal
Penularan
Flu singapura mudah sekali menular. Berikut ini cara penularannya:
- Melalui air liur saat berbicara, bersin, maupun bergantian menggunakan peralatan makan
- Melalui sentuhan (tangan terkena cairan bintil merah) saat bermain, bersalaman, dan bergandengan
- Sisa urin atau feses yang masih menempel di tangan penderita dan terkena orang lain
- Benda-benda yang terpapar virus
Perawatan dan pengobatan
Jika si Kecil terserang flu singapura, beberapa hal berikut ini sebaiknya Anda perhatikan.
- Pastikan anak beristirahat dengan cukup
- Tetap berikan makanan bergizi dan minum untuk menjaga kebutuhan nutrisinya dan menghindarkannya dari dehidrasi
- Jika kondisi anak tidak segera membaik, bawa ke dokter. Dokter biasanya akan meresepkan obat untuk mengurangi nyeri mulut yang dialaminya.
Pencegahan
Supaya si Kecil tidak terserang flu singapura, beberapa pencegahan dapat dilakukan yakni:
- Membiasakan anak mencuci tangan sebelum makan, usai dari kamar mandi, dan usai bermain.
- Menghindarkan anak melakukan kontak langsung dengan temannya yang tengah terserang flu singapura.
- Tidak bergantian menggunakan peralatan makan dengan penderita, seperti gelas, piring, dan sendok.
- Tidak bergantian menggunakan peralatan mandi dengan penderita, seperti sabun mandi dan handuk.
- Penuhi kebutuhan gizi anak dan upayakan supaya cukup istirahat.
Apabila anak mengalami gejala yang cukup berat, seperti demam yang tak kunjung turun, muntah, diare, dehidrasi, lemah, kesadaran menurun, dan kejang-kejang, segera bawa anak ke dokter.
Semoga bermanfaat.
Baca juga:







17 Oct 2014
Penulis Dewi Novianingsih
0 Komentar











