Kasus kanker pada anak meningkat setiap tahunnya. Orang tua perlu mengetahui berbagai pemicu kanker pada anak sehingga dapat menghindarinya.
Orang tua mana yang tidak sedih ketika anak yang disayanginya menderita kanker. Di saat anak-anak seusianya sedang senang-senangnya bermain, menikmati aneka permainan yang dimilikinya bersama teman-temannya, si Kecil harus melakukan berbagai pengobatan dan terapi untuk melawan sel kanker agar tidak menyebar ke organ lainnya.
Penyakit kanker memang masih menjadi penyakit yang menakutkan bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Setiap tahunnya, terdapat lebih dari 200.000 kasus baru kanker yang dialami anak di seluruh dunia. Dari angka tersebut, 80%-nya terjadi di negara-negara berkembang.
Pengetahuan mengenai kanker pada anak, yakni gejala, pencegahan, hingga penanganannya sebaiknya dimiliki oleh orang tua. Hal ini agar orang tua dapat menghindarkan anak dari kanker dan melakukan deteksi dini jika terjadi pada anak. Banyak kasus kanker pada anak yang baru diketahui setelah stadium lanjut karena ketidaktahuan orang tua. Penanganan kanker yang dilakukan sejak dini memberikan peluang kesembuhan lebih besar.
Memang, penyebab kanker pada anak masih belum diketahui secara pasti. Namun, dengan menjaga pola makan dan hidup sehat, paling tidak orang tua bisa menghindarkannya dari si Kecil. Berdasarkan penelitian dan pengalaman, ada beberapa pemicu kanker pada anak, yakni sebagai berikut:
- Genetik
Jika orang tua memiliki riwayat kanker, seringkali berisiko menurunkannya pada anak. Sebaiknya, orang tua segera melakukan pemeriksaan pada si Kecil jika memiliki riwayat kanker untuk memastikan kesehatannya. - Radiasi
Ibu hamil yang sering terpapar radiasi berpotensi tinggi janin terkena kanker. Tak hanya itu, si Kecil yang mendapatkan pengobatan untuk penyakit tertentu dengan terapi radiasi juga berisiko tumbuhnya sel kanker dalam tubuhnya. - Bahan kimia
Bahan kimia seperti pestisida yang kerap menempel pada sayuran dan buah-buahan dapat menjadi pemicu kanker. Pastikan mencuci sayuran dan buah-buahan sebelum dimasak atau dikonsumsi. - Lingkungan yang kurang sehat
Asap rokok maupun lingkungan yang terkena polusi asap kendaraan juga dapat menjadi pemicu kanker pada anak. Jauhkan si Kecil dari asap rokok dan pilih tempat tinggal yang jauh dari jalan raya sehingga udara di lingkungan rumah masih segar dan jauh dari polusi kendaraan. - Pola makan yang salah
Pilih makanan sehat dan bergizi untuk si Kecil. Hindari makanan yang menggunakan pengawet, pewarna, dan pemanis buatan yang dapat berisiko terjadinya kanker. Membuatkan makanan sendiri sebagai bekal sekolah anak tentu lebih sehat dan bersih daripada membiarkan si Kecil jajan sembarangan.
Semoga bermanfaat.
Baca juga:







19 Jan 2015
Penulis Dewi Novianingsih
0 Komentar











