Kekentalan Darah Pada Ibu Hamil

Apakah Anda familier dengan istilah ACA (Sindrom Anticardiolipin), Mam? memang, tidak semua ibu hamil akan akrab dengan istilah tersebut. ACA yang biasa disebut dengan sindrom darah kental ini ternyata menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil. Seperti apa dan bagaimana mengatasi ACA pada ibu hamil? Hal ini akan dibahas dengan ulasan berikut ini. Silakan disimak ya, Mam.

Apa itu ACA?
ACA atau sindrom anticardiolipin adalah protein dalam darah yang menyebabkan tubuh bereaksi kebal sehingga darah menjadi cepat membeku. Kekentalan darah ini mengakibatkan gangguan metabolisme tubuh dan peredaran darah tidak lancar.

Apa saja faktor penyebab ACA pada ibu hamil?
ACA bukanlah penyakit keturunan maupun menular. Biasanya ACA disebabkan oleh beberapa faktor di bawah ini:

  • Pola hidup yang tidak sehat
    Kebiasaan buruk seperti gemar mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi, makanan siap saji, merokok, minum alkohol, terpapar polusi udara mampu menaikkan risiko ibu hamil mengidap ACA.
  • Mengidap penyakit
    Ibu hamil penderita diabetes dan kolesterol tinggi akan berisiko tinggi terkena ACA. Hal ini disebabkan karena kolesterol tinggi dan diabetes merupakan salah satu pemicu timbulnya ACA.

Apa gejala atau tanda-tanda ibu hamil mengalami ACA?
ACA biasanya ditandai dengan beberapa gejala berikut ini:

  • Sering merasa pusing atau migrain
  • Terasa pegal di daerah leher dan tengkuk
  • Pandangan berkunang-kunang
  • Daya ingat menurun
  • Mual-mual
  • Kesemutan
  • Mudah mengantuk dan susah konsentrasi
  • Tekanan darah meningkat drastis

Apa saja risiko ibu hamil dengan gangguan ACA?
Ibu hamil dengan gangguan ACA memiliki risiko yang dapat mengganggu kesehatan dirinya sendiri maupun janin.

  • Bayi lahir dengan berat rendah (kurang dari 2500 gram)
  • Bayi lahir prematur (kurang dari 37 minggu)
  • Pertumbuhan dan perkembangan fisik janin terhambat
  • Keguguran berulangkali (biasanya terjadi pada usia kehamilan bulan ketiga atau keempat)
  • Stroke dan gagal jantung pada ibu hamil
  • Kematian pada janin maupun ibu hamil
  • Kebutaan dan tuli pada ibu hamil
  • Daya penglihatan berkurang

Bagaimana cara mengatasi ACA pada ibu hamil?
ACA pada ibu hamil memang bisa diobati melalui pemberian obat dan suntikan heparin/fraksiparin untuk mengencerkan darah. Namun, alangkah baiknya tetap melakukan beberapa hal di bawah ini sebagai langkah preventif.

  • Mengonsumsi makanan bernutrisi
  • Hindari mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi, berbahan kimia (pengawet)
  • Perbanyak minum air putih, minimal 8 gelas per hari
  • Rajin berolahraga
  • Tidak merokok dan mengonsumsi alkohol
  • Istirahat cukup
  • Hindari stress

Sindrom kekentalan darah memang bukan saja dialami oleh ibu hamil. Gangguan kesehatan ini bisa saja dialami oleh para wanita yang berisiko menyebabkan kesulitan untuk hamil. Nah, ada baiknya memang untuk segera melakukan tes kekentalan darah sebelum atau sesudah hamil untuk segera mengetahui apakah Anda mengidap ACA atau tidak. Jika Anda dinyatakan mengalami ACA maka segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter. Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga:

Related Posts

Comments :