Selain berbincang mengenai kesibukannya dalam mengelola Bittersweet di Plaza Indonesia, Elaine juga bersemangat kala harus bercerita mengenai kesibukannya dalam mengurus Yayasan Pansophia Indonesia yang bergerak di bidang PAUD.
PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini adalah istilah yang terbilang masih asing di telinga masyarakat Indonesia. “Gampangnya sih, ini pendidikan untuk anak-anak sebelum masuk SD, yah… (seperti) TK, lah.” demikian penjelasan Elaine ketika pertanyaan tentang PAUD terlontar.
“Sengaja kami konsentrasi ke PAUD karena memang masih jarang yang fokus ke sini. Mayoritas yayasan atau LSM banyak yang mengurusi pendidikan SD dan SMP. Kalau masih usia 3-5 tahun, yang menyenangkan adalah kami tidak hanya membekali mereka dengan ilmu, tapi lebih banyak ke pendidikan karakter, mumpung usia terbilang masih mudah untuk dibentuk dan diarahkan,” tuturnya bersemangat.
“Kebetulan salah satu daerah yang menjadi kawasan binaan kami ada di daerah yang namanya Kampung Dadap, berlokasi dekat Bandara Soekarno Hatta,” jelas Elaine. Saya pun cukup terkejut mengetahui ada kampung yang dekat dengan Bandara Internasional. “Kalau dari exit tol, ada kok tulisannya ‘Dadap’,” katanya memberi petunjuk.
Pendidikan hingga saat ini masih merupakan barang mewah bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Data Bank Dunia menunjukan bahwa tingkat pendaftaran anak Indonesia ke sekolah PAUD amat jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga dengan total pendaftaran kotor 21%. Padahal PAUD merupakan landasan penting sebelum anak-anak masuk ke sekolah dasar. “Karena di PAUD lah pembekalan karakter anak-anak diberikan. Bukan cuma ilmu hitung-hitungan dan cara membaca saja. Pendidikan soft skill seperti toleransi, saling membantu, bekerjasamalah yang ditekankan pada anak usia tersebut,” jelas Elaine.
Ia pun lanjut menjelaskan harapannya. “Saat ini, anak binaan kami sudah semakin berkembang dan semakin bertambah karena para orangtua dan komunitas di Kampung Dadap sudah melihat dampak baik dari mengikuti sekolah binaan kami. Semoga saja ke depannya, bisa semakin banyak lagi anak-anak yang bisa kami jangkau,” ucap Elaine penuh harap. Well, we all wish for it to come true!







07 Feb 2013
Posted by Kontributor IbudanMama
0 Comment










