Mudik Lebaran menjadi tradisi yang begitu kental menjelang Lebaran. Meski harus bermacet-macetan di jalan, asal bisa bertemu keluarga tercinta di kampung halaman merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kebanyakan orang. Bagaimana kalau ibu ingin mudik, tetapi sedang hamil?
Tradisi mudik sangat kental terlihat beberapa hari menjelang Lebaran. Warga berduyun-duyun dari perantauan kembali ke kampung halaman untuk bisa berkumpul dengan keluarga, bersilaturahmi, dan saling memaafkan saat Lebaran. Namun, tradisi mudik ini terkadang membuat rasa khawatir dan cemas bagi sebagian ibu, yakni ibu yang tengah hamil.
Keinginan untuk ikut mudik dan berkumpul dengan orangtua beserta sanak saudara di kampung halaman juga tentu dirasakan oleh ibu hamil. Namun, di lain pihak ia harus mempertimbangkan kehamilannya, apakah aman jika ikut bermacet-macetan dan menempuh perjalanan jauh untuk mudik? Hal ini tentunya wajar saja jika menjadi kekhawatiran bagi ibu hamil.
Kondisi ibu hamil yang terkadang mual, pusing, muntah-muntah, dan cepat lelah memang berisiko jika harus melakukan perjalanan jauh dalam waktu yang lama. Bagi orang yang sedang tidak hamil dan dalam kondisi badan sehat saja, terkadang mudik sangat melelahkan, apalagi untuk ibu hamil dengan perut yang kian membuncit. Belum lagi harus menahan duduk berlama-lama dengan kondisi jalanan yang macet. Tak ayal, ibu hamil akan didera kaki kram jika harus duduk berlama-lama.
Memang, ibu hamil yang ingin mudik cukup berisiko, terutama pada kehamilan trimester pertama dan trimester ketiga. Saat trimester pertama ibu hamil biasanya masih sering mual dan muntah, sementara di trimester tiga rentan terhadap bayi lahir terlalu dini. Apalagi saat trimester tiga, perut yang kian membesar membuat badan sering pegal dan tak kuat untuk duduk berlama-lama. Namun, boleh atau tidaknya ibu hamil mudik, sebenarnya kembali lagi ke diri ibu sendiri, apakah kehamilan ibu memang sehat dan baik-baik saja untuk melakukan perjalanan yang jauh? Mudik pada saat hamil ini aman dilakukan saat usia kehamilan 14-28 minggu, tentunya dengan kondisi kehamilan yang sehat.
Jika Anda berencana mudik menggunakan pesawat terbang, pada beberapa maskapai penerbangan tidak membolehkan ibu hamil naik pesawat pada kehamilan di atas 32 minggu. Hal ini tentu bisa menjadi pertimbangan bagi Anda sebelum memutuskan mudik.
Bagi ibu hamil yang akan melakukan mudik Lebaran, berikut ini tips yang bisa dicoba.
- Konsultasi dengan dokter kandungan sebelum berangkat.
Berkonsultasi dengan dokter kandungan sebaiknya dilakukan, supaya Anda merasa tenang dan nyaman. Dengan berkonsultasi, tentu Anda bisa mengetahui kondisi kehamilan Anda dan sekaligus meminta pendapat dokter untuk berangkat mudik. Kalaupun dokter tidak mengizinkan karena kehamilan Anda terlalu berisiko untuk mudik, jangan bersedih. Utamakan kesehatan Anda dan janin yang tengah Anda kandung. - Bawa camilan sehat sebagai bekal di perjalanan.
Ibu hamil cepat merasa lapar, sehingga membawa bekal camilan sehat dalam perjalanan wajib dilakukan. Anda bisa membawa buah-buahan seperti pisang, apel, jambu, roti gandum, cokelat, sereal, dan lain-lain. Kapan pun saat Anda merasa lapar, camilan ini bisa dimakan sambil menemani perjalanan Anda. - Jangan lupa membawa air putih.
Banyaklah minum air putih saat perjalanan supaya Anda tidak dehidrasi. Air putih kemasan bisa ditaruh di dalam tas sehingga kapan pun saat membutuhkannya bisa langsung meminumnya. - Bawalah bantal empuk untuk menopang tubuh saat bersandar di kursi mobil.
Ibu hamil sering tiba-tiba merasa pegal. Membawa bantal untuk bersandar saat perjalanan mudik bisa membantu mengurangi pegal yang Anda rasakan. Selain itu, Anda pun bisa lebih nyaman untuk tidur saat di mobil. - Gunakan sandal yang berhak datar dan nyaman.
Sandal datar lebih disarankan bagi ibu hamil. Saat perjalanan mudik, seringkali Anda dan keluarga berhenti di pom bensin untuk ke toilet atau salat. Pilihan menggunakan sandal datar ini lebih aman untuk menopang tubuh Anda ketika perut membuncit dibanding sandal berhak tinggi. Dengan sandal datar ini, tentu Anda lebih merasa nyaman dan menghindarkan dari risiko terjatuh. - Gunakan pakaian nyaman yang longgar.
Ibu hamil juga penting untuk memilih pakaian yang nyaman saat mudik. Pakaian longgar dan tidak ketat lebih tepat dikenakan saat di mobil. Apalagi, jika harus mendapati kondisi macet, seringkali udara terasa panas dan membuat gerah. Ibu hamil tentu sangat tidak nyaman jika harus merasakannya. Pakaian yang longgar ini pun akan membuat gerak Anda lebih leluasa dan kehamilan lebih aman. - Siapkan uang cash
Meski ATM ada di mana-mana, sebaiknya tetap membawa uang cash. Saat perjalanan, mobil tentu harus diisi bensin, Anda sewaktu-waktu butuh ke toilet, dan sebagainya. Beberapa uang recehan pun juga Anda perlukan untuk diberikan kepada pengamen jalanan.
Nah, ibu hamil pun sekarang bisa tetap nyaman saat mudik. Tetap jaga kesehatan dan nutrisi kehamilan selama mudik dan di kampung halaman nanti supaya Anda dan janin sehat. Selamat bermudik!







30 Jul 2013
Posted by Dewi Novianingsih
0 Comment











