Anak-anak memang sering takut pada anjing. Jika ketakutannya sudah berlebihan, Anda sebaiknya membantu anak keluar dari rasa takutnya.
Anak-anak memang acap takut terhadap binatang. Rasa takut ini bisa muncul karena pengalaman yang buruk terhadap binatang, misalnya pernah dipatuk ayam atau dikejar-kejar anjing, dan juga pengaruh lingkungan.
Salah satu binatang yang sering membuat anak merasa takut adalah anjing. Mendengar anjing menggonggong sering membuat anak cemas. Bahkan, ada anak yang takut secara berlebihan terhadap anjing. Melihat anjing saja sudah membuatnya menangis histeris, pergi sekolah tak mau sendiri karena takut bertemu anjing, dan sebagainya. Tak jarang, ketakutan anak terhadap anjing ini muncul karena persepsi salah yang terlanjur melekat pada binatang ini, yakni galak dan suka menggigit. Padahal, tidak semua anjing galak. Ada juga anjing yang lucu, menggemaskan, dan bisa dijadikan teman bermain yang mengasyikkan.
Rasa takut yang berlebihan terhadap anjing ini sebaiknya tidak dibiarkan. Jika terus dibiarkan, hingga dewasa anak akan terus merasa takut terhadap anjing. Anda dapat membantu si Kecil keluar dari rasa takutnya, beberapa cara di bawah ini dapat dilakukan supaya si Kecil tak lagi takut berlebihan terhadap anjing.
- Pahami kecemasan anak
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan memahami kecemasan anak, bukan justru meremehkannya. Segera hampiri dan peluk anak saat merasa takut. Dengan memahami kecemasan dan memeluknya, si Kecil akan merasa nyaman dan aman.
- Mengubah persepsi buruk mengenai anjing dengan buku cerita, film, gambar lucu, dan internet
Beberapa media seperti buku cerita, film, gambar-gambar, dan internet dapat Anda gunakan untuk menjelaskan kepada si Kecil bahwa anjing tak selalu seperti yang dipikirkannya, yakni galak dan suka menggigit. Sebagai contoh, ajak si Kecil menonton film tentang kisah anjing yang setia membantu majikannya, anjing yang pintar, dan sebagainya. Dengan begitu, sedikit demi sedikit pandangan buruk terhadap anjing di mata anak dapat berubah. Ketakutan si Kecil terhadap anjing pun dapat berkurang, bahkan berubah menjadi penyayang anjing.
- Melihat anjing milik teman atau saudara
Di akhir pekan, ajak si Kecil mengunjungi teman atau saudara yang memiliki anjing yang lucu. Beri kesempatan kepadanya untuk melihat anjing saat bermain, makan, bahkan saat pemiliknya mendadani anjingnya. Tak ayal, lama-lama si Kecil tak akan takut dengan anjing.
Semoga bermanfaat.
Baca juga:







18 Oct 2014
Penulis Dewi Novianingsih
0 Komentar











