Susu memang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Berbagai jenis susu beredar di pasaran, mulai susu formula, susu pasteurisasi, hingga UHT. Banyak orang tua yang masih bingung dalam memilih jenis susu dengan kandungan gizi terbaik untuk anak.
Susu penting bagi anak dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Setelah anak tidak lagi mendapatkan ASI, orang tua sebaiknya mengenalkannya dengan susu sapi. Anda tentu sudah tidak asing dengan susu anak yang beredar di pasaran, mulai dari susu formula, susu pasteurisasi, hingga susu UHT. Dari beragam susu yang beredar di pasaran, banyak orang tua yang dilanda kebingungan dalam memilihkan susu terbaik untuk anaknya.
Susu Formula
Susu formula berasal dari susu sapi segar yang diproses dengan atau tanpa rekombinasi zat lain, seperti lemak dan protein yang kemudian dikeringkan. Proses pengeringan susu formula ini ternyata menurunkan kandungan gizi di dalamnya.
Susu Pasteurisasi
Susu jenis lain, yakni susu pasteurisasi merupakan susu segar yang diproses dengan pemanasan pada suhu 630-720C untuk membunuh bakteri patogen. Sayangnya, bakteri dan mikroorganisme lain tidak ikut terbunuh dan masih bisa hidup saat susu terpapar udara.
Susu UHT
Susu UHT (Ultra High Temperature), diproses dengan memanaskannya pada suhu 1350-1450C dengan waktu 2-5 detik.
Banyak orang tua yang kini mulai beralih memberikan susu UHT untuk anak karena memiliki banyak kelebihan dibanding jenis susu lainnya. Sebenarnya, apa saja kelebihan susu UHT?
- Kandungan gizi lebih terjaga
Susu UHT diolah dengan pemanasan dalam waktu yang sangat singkat sehingga membuat mutu zat gizi dan sensori (aroma, warna, dan rasa susu segar) relatif tidak akan berubah.
- Waktu simpan yang cukup lama
Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang, yakni 6-10 bulan tanpa menggunakan bahan pengawet dan tidak perlu disimpan dalam lemari pendingin. Apabila dibandingkan dengan susu pasteurisasi maupun produk susu cair lainnya, susu UHT memiliki waktu simpan lebih lama.
- Higienis
Susu UHT bebas dari mikroba (patogen atau penyebab penyakit dan pembusuk) juga spora sehingga kerusakan mikrobiologisnya sangat minimal atau bahkan tidak ada.
Dengan berbagai kelebihan di atas, susu UHT sedikit lebih mahal dibandingkan dengan beberapa susu jenis lain. Namun, kini susu UHT juga dikemas dengan ukuran kecil sekali minum yang cocok untuk anak dengan harga yang terjangkau.
Tips pemberian susu UHT untuk anak:
- Susu UHT aman dikonsumsi anak di atas usia 1 tahun.
- Pada tahap pengenalan, pilih susu UHT tanpa rasa (vanila). Rasa lain seperti cokelat dan strawberry bisa diberikan hanya sebagai selingan.
- Pilih kemasan kecil sekali minum untuk menghindari susu disimpan dan dikonsumsi lagi.
- Perhatikan tanggal kadaluarsa dan pilih kemasan susu yang tidak rusak.
- Jauhkan susu dari sinar matahari atau udara yang lembab.
Semoga bermanfaat.
Baca juga:







25 Oct 2014
Penulis Dewi Novianingsih
0 Komentar











