Mengidamkan bayi perempuan, ternyata faktor bercinta bisa menjadi penentu, lho!
Biasanya bila ditanyakan kepada seorang ibu, ingin anak laki-laki atau perempuan? Jawabannya akan lebih banyak ingin anak perempuan. Kalo ditanya kepada pihak bapak, jawabannya adalah laki-laki. Tetapi ada juga yang memiliki jawaban sebaliknya. Keinginan itu bisa terwujud dengan beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pasangan suami- istri yang sedang merencanakan memiliki bayi perempuan. Pengetahuan yang perlu Anda harus tahu sperma Y adalah pembawa kromosom laki-laki dan X adalah pembawa kromosom perempuan.
Cara mendapatkan bayi perempuan dengan hubungan suami-istri:
- Jika Anda ingin memiliki seorang anak perempuan, Anda harus melakukan hubungan intim 3 hari atau lebih sebelum ovulasi. Kenapa? Karena Sperma Y lemah sebelum masa ovulasi. (usia sperma Y hanya bertahan 3 hari dan usia sperma X bertahan 5 hari. Kemungkinan yang bertahan sampai hari ke 5 “beradu” berebut sel telur adalah sperma X ).
- Penetrasi ke dalam vagina selama hubungan seksual juga penting. Penetrasi dangkal akan menghasilkan anak perempuan dan penetrasi lebih dalam menghasilkan anak laki-laki? Mengapa begitu? Alasannya ada hubungannya dengan tingkat PH atau keasaman.
- Orgasme juga berperan dalam menentukan jenis kelamin anak. Dan yang paling berperan sebenarnya adalah pihak wanita. Tubuh wanita melepaskan tingkat basa yang tinggi ketika sedang orgasme.
- Anda harus bercinta setiap hari setelah hari pertama haid sampai 3 hari sebelum Anda mulai ovulasi. Kemudian Anda berhenti sampai hari terakhir periode berikutnya.
- Sperma X menyukai suhu hangat, jika ingin memiliki anak perempuan sebaiknya mencoba mandi air panas sebelum hubungan seksual.
Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa makanan juga berpengaruh terhadap penentuan jenis kelamin. Makanan yang banyak mengandung asam, mineral kalium, dan natrium sangat berpotensi dalam melahirkan anak perempuan. Contohnya jenis makanan yang banyak mengandung asam adalah: yogurt, buah-buahan yang rasanya asam. makanan yang banyak mengandung kalium adalah: alpukat, pepaya, daun papaya,apel dan bayam. Contoh makanan yang mengandung natrium: mentega, keju, tomat, walaupun makanan jenis ini cenderung kurang sehat.
Tetapi, satu hal yang sebaiknya diingat ketika merencakan kehamilan, yaitu yang menjadi faktor utama bukanlah jenis kelamin bayi, tetapi menjaga kesehatan dan perkembangan bayi.







29 Jan 2013
Posted by Conny Manurung
1 Comment










