Seringkali ibu hamil dilarang makan atau pun melakukan sesuatu. Tak jarang, alasannya adalah hal yang tak masuk akal. Hal ini kerap kali membuat ibu hamil cemas dan takut. Ibu hamil harus tahu, apakah hal tersebut merupakan mitos atau justru fakta.
“Mbak… kalau sedang hamil jangan makan nanas, nanti keguguran lho!"
“Mbak, pamali lho kalau sedang hamil begitu, duduk di tengah pintu.”
Kalimat di atas mungkin sering juga didengar oleh ibu hamil. Ya, kalimat yang mengandung nasihat dari mereka yang sebenarnya perhatian dan tak ingin sesuatu yang kurang baik terjadi pada kehamilan kita. Namun, terkadang hal ini malah membuat ibu hamil bingung dan bertanya-tanya, mengapa bisa, apa hubungannya dengan kehamilan, dan lain sebagainya.
Aneka pantangan untuk makan atau melakukan sesuatu pada ibu hamil ini tidak semuanya benar dan hanya berkembang di masyarakat sebagai sebuah mitos semata. Tentu jika larangan tersebut hanyalah sebuah mitos, ibu hamil tak perlu mengikutinya. Sebaliknya, jika memang larangan tersebut benar, maka ibu hamil bisa menghindarinya. Berangkat dari hal inilah kemudian dikenal adanya mitos dan fakta kehamilan.
Ibu hamil sebaiknya memahami mitos dan fakta kehamilan, sehingga tidak didera kecemasan dan rasa takut untuk melakukan sesuatu atau makan makanan tertentu. Apalagi jika ibu dilarang makan sesuatu hanya karena mitos, padahal faktanya makanan tersebut sangat bagus untuk nutrisi calon buah hati. Tentu ibu rugi bukan? Ada banyak kasus menyoal mitos dan fakta kehamilan yang harus ibu tahu. Yuk, simak 7 mitos dan fakta kehamilan berikut ini.
Mitos 1: Ibu hamil tidak boleh minum air es atau air dingin karena membuat bayi besar.

Minum air dingin ternyata tidak ada hubungannya dengan ukuran bayi yang membesar dan berisiko pada persalinan sehingga anggapan ini hanyalan mitos. Faktanya, ibu hamil boleh saja minum air dingin dengan catatan tidak boleh berlebihan karena akan membuat tubuh harus membakar lemak sehingga suhu tubuh naik. Hal ini akan membuat ibu hamil mudah merasa lelah karena kekurangan kalori.
Mitos 2: Ibu hamil harus banyak konsumsi kacang hijau supaya rambutnya lebat.
Apa iya lebat dan tidaknya rambut bayi ditentukan oleh kacang hijau? Hemm, sepertinya tidak, hal ini hanyalah mitos semata. Faktanya, lebat dan tidaknya rambut bayi ditentukan oleh gen kedua orangtuanya. Namun, konsumsi kacang hijau memang bagus bagi ibu hamil karena di dalamnya mengandung serat yang cukup tinggi dan kaya vitamin B1, B6, dan B12. Konsumsi kacang hijau pada ibu hamil dapat membantu mengatasi kontipasi.
Mitos 3: Ibu hamil harus banyak minum air kelapa muda supaya kulit bayi bersih dan putih.

Banyak ibu hamil yang percaya bahwa minum air kelapa muda menjelang persalinan akan membuat bayi terlahir dengan kulit yang putih dan bersih. Hal ini adalah mitos, karena kelapa muda tidak akan menjadikan kulit bayi putih dan bersih. Faktanya, kelapa muda memang bagus dikonsumsi oleh ibu hamil karena mengandung elektrolit yang tinggi dan kalium. Fakta lainnya, semakin tua usia kehamilan ibu, akan terjadi pembersihan membran kulit fernik, sehinga ketika lahir dengan sendirinya kulit bayi akan bersih.
Mitos 4: Ibu hamil tidak boleh makan nanas karena bisa menyebabkan keguguran.

Tidak ada kaitan antara makan buah nanas dengan keguguran, sehingga anggapan ini hanyalah mitos. Faktanya, buah nanas mengandung vitamin C dan serat yang bagus untuk ibu hamil. Namun, sebaiknya tidak berlebihan dalam mengkonsumsinya. Karena apa pun yang dikonsumsi berlebihan tentu tidak baik.
Mitos 5: Ibu hamil, tidak boleh duduk di tengah pintu, nanti bayi susah keluar.

Pada beberapa masyarakat ada anggapan wanita hamil tak boleh duduk di tengah pintu karena bayi susah keluar saat persalinan. Hal ini hanyalah mitos, karena tidak ada hubungannya antara persalinan dengan duduk di tengah pintu. Faktanya, duduk di tengah pintu merupakan perilaku yang kurang sopan dan akan menghalangi jalan bagi tamu atau mereka yang akan berkunjung. Fakta lainnya, sulitnya proses persalinan ibu hamil disebabkan oleh banyak faktor, misalnya bayi terlalu besar, preeklampsia, bayi sungsang, dan lain-lain, bukan karena duduk di tengah pintu.
Mitos 6: Ibu hamil dianjurkan minum minyak kelapa supaya persalinan lancar.

Belum ada penelitian bahwa minyak kelapa bisa melancarkan persalinan. Menurut anggapan para orangtua, minyak kelapa bisa melicinkan jalan lahir. Hal ini sebenarnya tidak masuk akal. Faktanya, minyak kelapa yang dikonsumsi oleh ibu hamil tidak akan sampai jalan lahir karena akan diolah oleh tubuh menjadi lemak dan karbohidrat.
Mitos 7: Ibu hamil tidak boleh makan cumi, nanti anaknya banyak bercak hitam.

Cumi-cumi memang memiliki cairan tinta, namun tidak akan berdampak pada janin ketika ibu hamil mengkonsumsinya. Sehingga anggapan di atas hanyalah mitos. Faktanya, cumi-cumi memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yang juga dibutuhkan oleh janin. Namun, dalam mengkonsumsinya, sebaiknya tak berlebihan karena beberapa seafood mengandung merkuri yang membahayakan untuk kehamilan.







22 Jul 2013
Posted by Dewi Novianingsih
0 Comment










