Anda hobi berwisata kuliner, Mam? Jangan khawatir, meski sedang hamil, hobi tersebut dapat tetap Anda lakukan. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memanjakan lidah mencicipi makanan. Mengonsumsi makanan saat berwisata jika dilakukan tanpa batasan akan memengaruhi kesehatan Anda dan janin. Diabetes gestasional atau diabetes saat hamil pun mungkin dapat menyerang Anda. Jadi, lakukanlah wisata kuliner dengan bijaksana, yaitu dengan melakukan beberapa tips berikut ini.
- Perhatikan kandungan gizi
Pastikan makanan yang akan Anda beli adalah makanan kaya akan gizi lengkap dan sehat, yaitu, makanan yang terdiri atas karbohidrat, protein, mineral, vitamin, lemak, dan serat, tidak mengandung banyak garam, tidak memakai penyedap rasa dan pewarna, dll.
- Perhatikan asupan gula
Asupan gula untuk ibu hamil maksimal sebanyak 50 gram (5 sdm) tiap harinya. Karena itu, Anda perlu membatasi asupan gula yang terkandung dalam minuman dan makanan. Anda dapat memerhatikan kandungan gula yang terdapat dalam minuman dan makanan kemasan melalui label informasi gizi. Istilah-istilah yang diakhiri dengan akhiran “osa” dan “ol” adalah bentuk gula, seperti glukosa, fruktosa, laktosa, manitol, sorbitol, dll.
- Perhatikan cita rasa makanan
Ibu hamil disarankan untuk menjauhi makanan yang banyak mengandung gula (terlalu manis) dan garam (terlalu asin) agar terhindar dari diabetes dan hipertensi. Selain itu, ibu hamil yang mengidap maag tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan pedas dan asam.
- Perhatikan cara pengolahan makanan
Ibu hamil dilarang mengonsumsi makanan mentah atau yang diolah setengah matang. Hal ini mencegah masuknya kuman ke dalam tubuh. Selain itu, makanan yang diolah dengan suhu yang tepat sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Makanan yang diolah dengan cara dikukus dan direbus tentu jauh lebih sehat daripada digoreng. Ibu hamil juga dianjurkan untuk menghindari makanan cepat saji karena kandungan lemak dan kalori dalam makanan jenis ini tidak baik untuk kesehatan Anda dan janin.
- Perhatikan intensitas makan
Hindari menyantap makanan berat terlalu sering. Namun, makanlah porsi kecil dalam waktu 2-3 jam sekali. Hal ini bertujuan menjaga kestabilan gula darah dan mempermudah kinerja lambung dalam memproses makanan.
- Perhatikan kebersihan tempat makan
Pilihlah tempat makan yang bersih. Jika memungkinkan, pastikan alat makan dan cara pengolahan makanan yang akan Anda santap itu bersih. Mencuci tangan sebelum makan juga penting Anda lakukan.
- Perhatikan jumlah pengunjung tempat makan
Pilihlah tempat makan yang ramai dikunjungi oleh pembeli. Hal ini menandakan bahwa makanan yang disajikan adalah makan baru karena cepat habis, bukan sisa makanan yang dihangatkan.
Menikmati wisata kuliner dengan cerdas saat hamil tentu tidak akan mengganggu kesehatan Anda dan janin. Setelah lidah dimanjakan dengan makanan lezat, jangan lupa banyak minum air putih dan berolahraga ya, Mam, untuk keseimbangan tubuh. Semoga bermanfaat.
Baca juga:







27 Sep 2014
Penulis Fenita Agustina
0 Komentar







